Assagaff: Jangan Hanya Gertak – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Assagaff: Jangan Hanya Gertak

Said Assagaff

Terkait Nama Sejumlah Balon Gubernur Maluku

Rakyatmaluku – HINGGA kini sejumlah nama dipastikan akan menjadi lawan petahana Gubernur Maluku Said Assagaff untuk bertarung di Pemilihan Gu­bernur (Pilgub) Maluku mendatang.

Diantaranya  Herman Kodoeboen (Jaksa), Nono Sampono (DPD RI), Murad Ismail (Dankorps Brimob),  Tagop Solisa (Bupati Bursel), Komarudin Watubun (DPR RI). Namun dari sejumlah nama balon gubernur Maluku itu,  yang sudah mengambil formulir pendaftaran sebagai balon gubernur Maluku di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai partai yang pertama membuka pendaftaran balon gubernur dan wagub Maluku, selain petahana Said Assagaff juga Komarudin Watubun, serta Baranabas Orno yang semula diprediksi bakal mengambil posisi balon wagub, namun ternyata mengambil formulir sebagai balon gubernur.  Sedangkan nama-nama lainnya  seperti Herman Kodoeboen (Jaksa), Nono Sampono (DPD RI), Murad Ismail (Dankorps Brimob),  Tagop Solisa (Bupati Bursel), hingga kemarin belum mengambil formulir pendaftaran.

Bakal calon gubernur Maluku petahana,  Said Assagaff,  menanggapi sejumlah nama balon gu­bernur Maluku yang akan menjadi lawannya di Pilgub Maluku 2018 mendatang mengatakan agar mereka (balon gubernur) jangan hanya gertak, tapi akhirnya nanti mengundurkan diri.

“Semakin banyak yang maju,  semakin baik. Cuma saya ingatkan,  jangan hanya gertak, nanti  diakhir mundur.  Orang Ambon itu berani, kalau sudah maju, ya harus jadi, “ tandas Assagaff.

Pada  kesempatan tersebut Assagaff juga me­ngaku  dirinya telah mengambil formulir pendaftaran di PDIP.  Dan rencananya setelah tim kecilnya berembuk,  maka formulir akan dikembalikan ke PDIP diatas tanggal 20 Mei 2017.
Mengenai kemungkinan koalisi Golkar – PDIP, kata Assagaff,  dirinya memang berkeinginan sinergitas antara kedua partai ini. Walaupun memang diakuinya,  selama ini Partai Golkar dan PDIP khusus di Maluku enggan untuk bersinergi.

“Ya kalau bisa kita kumpul sama-sama,  PDIP dan Golkar, “ tandas Assagaff.

Menyinggung tentang ada rencana dirinya ‘mem­borong’ rekomendasi semua  partai politik di Maluku, kata Assagaff,  secara pribadi dirinta mengin­ginkan Maluku yang berdemokrasi. Walaupun memang tidak menutup kemungkinan pihaknya ‘memborong’ semua Parpol yang ada di Maluku.

“Saya kira itu juga bagian dari demokrasi.  Ya kalau dikasih, saya terima,”  tegas Assagaff. (YAS)

 

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top