Sahureka Tangkis Optimisme Assagaff – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Sahureka Tangkis Optimisme Assagaff

Thobyhend Sahureka

Hari Ini PDI-P Resmi Buka Pendaftaran Balon

Rakyatmaluku.com – PARTAI Demokrasi Perjuangan Indo­nesia (PDI-P) mulai hari ini, Sabtu, 13 Mei resmi membuka pendaftaran bakal calon (Balon) guberur Maluku dan wakil gubernur Maluku periode 2018-2023. Pendaftaran dengan waktu yang sama dibuka juga oleh DPC PDI-P Kota Tual dan Maluku Tenggara yang akan menghelat pilkada serentak tahap III pada tahun 2018 mendatang.

Demikian disampaikan tim penjaringan bakal calon gubernur Maluku dan wakil gubernur Maluku pada Jumat 12 Mei di Sekretariat DPD PDI-P Maluku. Saat itu, Ketua Tim Thobyhend Sahureka yang juga Wakil Ketua Pemenangan Pemilu DPD PDI-P Maluku didampingi tim lainnya, masing-masing Benhur G Watubun sebagai Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik, Wakil Ketua Bidang Pemetaan Politik Jafeth Damamain dan Sekretaris, Robby Tutuhatunewa.

Sahureka mengatakan, penjaringan yang dilakukan ini terbuka untuk umum. ‘’Ini terbuka untuk umum. Jadi tokoh partai dan tokoh masyarakat yang berkeinginan untuk diusung oleh PDI-P, dipersilahkan  untuk mendaftar karena pendaftaran sudah resmi dibuka dari tanggal 13 Mei,’’ pungkas Sahureka.

Sahuireka juga mengklarifikasi tentang pernyataan Assagaff yang telah memastikan akan memperoleh rekomendasi PDI-P. ‘’Ya, semua orang punya hak untuk optimis. Tapi intinya proses akan kita lakukan berdasarkan tahapan sesuai dengan aturan,’’ tandasnya.

Lalu bagaimana klaim Assagaff bahwa telah membangun komunikasi dengan Sekjen DPP PDI-P? Sahureka menagkisya dengan mengatakan bahwa semua orang juga punya hak untuk melakukan lobi-lobi, karena itu semua juga tetap punya peluang yang sama. ‘’Ya kalau pak Assagaff dipastikan bakal dapat rekomendasi, pasti kita sudah diarahkan dari DPP untuk tidak lagi berproses khan? Ternyata tidak. Hari ini penjarinaan mulai dilakukan. Karena itu semua orang punya hak dan peluang yang sama,’’ jelas Sahureka.

Hal ini juga dibernarkan oleh Benhur Watubun. Menurutnya, tidak ada anak emas dan anak tiri dalam proses penjaringan ini.

‘’Jadi memang semua calon punya peluang. Kalau soal lobi-lobi itu khan dinamika dan silahkan siapa saja yang mau melakukannya secara personal. Kalau soal petahana, pak Said Assagaff, saya pastikan beliau juga akan mendaftar,’’ kata Benhur.

Sementara itu, Jafeth Damamain mengklarifikasi bahwa nama-nama yang diusulkan oleh tiap DPC dalam Rakerda beberapa waktu lalu hanyalah sebuah pemanasan. Karena kedepan, ada tahapan dimana setiap DPC akan memberikan sedikitnya dua nama bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur untuk disaring.Tentang informasi petunjuk dari DPP untuk menjemput bola, hal itu dibenarkan juga oleh Sahureka dan dikatakan bahwa mekanisme ini akan dipakai jika nama-nama yang diusulkan oleh masing-masing DPC tidak mendaftarkan diri.
Untuk diketahui, tahapan penjaringan bakal calon untuk Pilgub Maluku dimulai dengan pengambilan dan pengembalian berkas dari tanggal 13 Mei hingga 27 Mei, diikuti proses verifikasi bakal calon pada tanggal 28 Mei hingga 30 Mei dan selanjutnya sosialisasi bakal calon dari tanggal 1 Juni hingga 31 Juni serta pelaksanaan survey dimulai 1 Juli hingga 31 Juli 2017.

Tahapan selanjutnya adalah rapat penjaringan bakal calon oleh masing-masing DPC pada tanggal 20 Juli 2017, dilanjutkan dengan rapat pleno DPD dengan para bakal calon pada tanggal 1 Agustus dan setelah itu barulah rapat DPD untuk penetapan bakal calon pada tanggal 3 Agustus, barulah tahapan  terakhir yaitu penyerahan berkasa bakal calon ke DPP.

Untuk biaya pendaftaran, tim menetapkan Rp.150 juta untuk bakal calon gubernur dan Rp.75 juta untuk bakal calon wakil gubernur.

Terkait biaya pendaftaran ini, Ketua Tim Penjaringan, Thobyhend Sahureka mengatakan, dana itu akan digunakan untuk proses penjaringan termasuk untuk sosilaisasi balon kepada inrnal PDI-P maupun kepada masyarakat serta untuk kepentingan survey masing-masing bakal calon.

‘’Jadi itu bukan mahar politik. Penggunaannya untuk kepentingan para bakal calon juga dan bisa dipertanggungjawabkan,’’ tegasnya.

Hal mana ditegaskan pula oleh Benhur G Watubun, bahwa dana pendaftaran tersebut akan dikembalikan ke para bakal calon melaui program berdasarkan pentahapan yang bakal dilalui dalam proses penjaringan. (NAM)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top