Jaksa Tuntut Lou 5 Tahun Penjara – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Jaksa Tuntut Lou 5 Tahun Penjara

Rakyatmaluku.com – MANTAN Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Se­ram Bagian Barat (SBB), Benjamina Dortje Puttileihalat alias Lou, dituntut lima tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku.

Selain itu, Lou juga dituntut denda sebesar Rp 200 juta dengan subsidair enam bulan kurungan, namun tidak dibebankan membayar uang pengganti karena telah mengembalikan kerugian keuangan negara kepada Jaksa Penyidik saat kasusnya ditangani ditahap penyidikan. Menurut JPU Rollly Manampiring Cs, pebuatan Lou Puttileihalat terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi enggaran empat kegiatan di Disdikpora Kabupaten SBB tahun 2013.

Empat kegiatan itu, pembinaan kelompok kerja guru/ musyawarah guru pelajaran, kegiatan mutu dan kualitas program pendidikan dan pelatihan bagi pendidik dan tenaga kependidikan, sosialisasi kurikulum 2013 (K13), dan training of trainers guru dan pengawas untuk K-13.

“Menyatakan, perbuatan terdakwa Benjamina Dortje Puttileihalat alias Lou terbukti melanggaran Pasal 2 Jo Pasal 18 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 yat (1) KUH Pidana,” ucap JPU Rollly Manampiring, saat membacakan amar tuntutannya, di Pengadilan Tipikor Ambon, Selasa, 9 Mei 2017.

JPU dalam dakwaanya menjelaskan, dana yang dialokasikan untuk empat kegiatan tersebut sebesar Rp 49.026.487.040 yang bersumber dari APBN. Dan, berdasarkan hasil pemeriksaan BPK dari total dana Rp 49.026.487.040 itu, ternyata realisasinya hanya sebesar Rp 47.552.395.757. Sisanya sebesar Rp 2.893.016.000 tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh Fransyane Puttileihalat alias Nane yang saat itu menjabat Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kabupaten SBB, PPTK Ledrik Sinanu serta bendahara kegiatan Maria Manuputty.

Dana sebesar Rp 2.893.016.000 yang tidak bisa dipertanggungjawabkan itu dengan rincian: pembinaan kelompok kerja guru/musyawarah guru pelajaran sebesar Rp 754.780.000, kegiatan mutu dan kualitas program pendidikan dan pelatihan bagi pendidik dan tenaga kependidikan sebesar Rp 597. 290.000, sosialisasi kurikulum 2013 sebesar Rp 925.300.000 dan training of trainers guru dan pengawas untuk kurikulum tahun 2013 sebesar Rp 615.646.000.

Usai mendengar pembacaan tuntutan JPU, Ketua Majelis Hakim R.A Didi Ismiatun didampingi dua hakim anggota Syamsidar Nawawi dan Bernard Panjaitan, kemudian menunda persidangan hingga pekan depann dengan agenda sidang Pleidoi (Pembelaan) dari Penasehta Hukum terdakwa Lou, Desy Halauw. (RIO)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top