Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Di Tulehu – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Di Tulehu

Rakyatmaluku.com – PELAKU pembunuhan sadis terhadap Dayas Lestaluhu (20), pemuda Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabu­paten Maluku Tengah, yang  lehernya nyaris putus akibat digorok lehernya menggunakan benda tajam oleh orang tak kenal  (OTK), dua pelaku berhasil ditangkap aparat kepolisian Polres Pulau Ambon dan PP Lease.

“Kita telah menangkap pelaku berinisial RR dan LK. Setelah kami terima laporan Minggu 7 Mei 2018 sekira pukul 01.30 WIT, anggota melakukan olah TKP, melakukan pemeriksaan saksi,  dan kemudian sekira pukul 08.00 WIT, para pelaku kita amankan,” tutur Kapol­res Pulau Ambon dan Pp Lease, AKBP Sucahyo Hadi, kepada pers di ruang kerjanya, Senin 8 Mei 2017.

Mengenai motif pembunuhan tersebut, kata Kapolres karena balas dendam. “RR merupakan pelaku utama,” tandas Kapolres.

Akibat perbuatan LK dan RR, keduanya dite­tapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Ambon, dan mereka terancam mendapat hukuman 15 tahun penjara.

“Pasal 170 juntco Pasal 351 dan 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Pasal 338 menerangkan bahwa barang siapa sengaja merampas nyawa orang lain, diancam, karena pembunuhan, dengan pidana penjara paling lama 15 tahun,” tandas Kapolres.

Untuk diketahui nasib mengenaskan dialami Dayas Lestaluhu (20), pemuda Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.
Bagaimana tidak, Dayas  tewas mengenaskan dengan leher nyaris putus akibat digorok lehernya oleh orang tak kenal  (OTK)
Peristiwa naas menimpa Dayas Lestaluhu, ini terjadi di Dusun Mamokeng, Minggu, 7 Mei 2017 sekira pukul 01.20 WIT. Kabar yang diterima Rakyat Maluku, menye­butkan sebelum tewas mengenaskan dengan luka menganga di leher, korban saat itu sedang meminum minuman keras (miras) bersama oknum anggota polisi Bripda Firman dan Samsul pada Sabtu malam, 6 Mei 2017 sekira pukul23.00 WIT.

Usai pesta miras, korban pergi mengecek pesta di rumah kepala Dusun Mamokeng Ishak Nahumarury. Karena acara joget belum dimulai, Dayas Lestaluhu kembali menemui dua rekannya itu. Dalam perjalanan dia dihadang tiga pemuda, satu diantaranya  mengeluarkan kata makian kepada korban.

Korban saat itu tak peduli dan menemui temannya, Bripda Firman dan Samsul. Korban (Dayas Lestaluhu) kemudian mengajak kedua temannya itu untuk mencari tiga pemuda itu. Saat sedang mencari, mereka bertemu dengan Suryani, wanita yang juga bermukim di Dusun Mamokeng. Saat bertemu dengan Suryani, Suryani mengatakan kalau satu dari 3 orang itu adalah Lucky alias Taib, kakak iparnya.

Mendengar penuturan Suryani. Bripda Firman langsung meninggalkan TKP dan menuju pesta, begitu juga Suryani. Tapi tidak lama terjadi keributan dan warga mendengat ribut-ribut langsung menuju TKP. Warga melihat korban (Dayas Lestaluhu) sudah tersungkur dengan leher digorok.

Korban saat itu sempat dibawa ke Rumah Sakit Tulehu, untuk mendapatkan pertolongan. Namun nyawanya tak terolong akibat mengalami luka yang cukup parah. (AAN)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top