Pemuda Tulehu Tewas Mengenaskan – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Pemuda Tulehu Tewas Mengenaskan

Warga menyaksikan pembakaran rumah milik terduga pelaku pembacokan yang menewaskan Days Lestaluhu di Desa Tulehu, Minggu 7 Mei 2017.

Rakyatmaluku.com – NASIB mengenaskan dialami Dayas Lestaluhu (20), pemuda Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Bagaimana tidak, usai meminum minuman keras (mi­ras)  dengan oknum anggota polisi Bripda Firman, Dayas  tewas mengenaskan dengan leher nyaris putus akibat digorok lehernya oleh orang tak kenal  (OTK).

Peristiwa naas menimpa Dayas Lestaluhu, ini terjadi di Dusun Mamokeng, Minggu, 7 Mei 2017 sekira pukul 01.20 WIT. Kabar yang diterima Rakyat Maluku, menye­butkan sebelum tewas mengenaskan dengan luka menganga di leher, korban saat itu sedang miras bersama Bripda Firman dan Samsul pada Sabtu, 6 Mei 2017 sekira pukul23.00 WIT.

Usai miras, korban pergi mengecek pesta di rumah kepala Dusun Mamokeng Ishak Nahumarury. Karena acara joget belum dimulai, Dayas Lestaluhu kembali menemui dua rekannya. Dalam perjalanan dia dihadang 3 pemuda, satu diantaranya 3 orang ini kemudian menanyakan kata makian yang dilontarakan seseorang kepada mereka tapi korban tidak tahu.

Sampai di tempat dirinya, Samsul dan Bripda Firman duduk, Dayas Lestaluhu, dan Firman mengajak keduanya untuk mencari tiga pemuda itu. Waktu mencari, mereka bertemu dengan Suryani, wanita yang juga bermukim di Mamokeng.

Di saat bertemu dengan Suryani, Suryani mengatakan kalau satu dari 3 orang itu adalah Lucky alias Taib, kakak iparnya. Mendengar penuturan Suryani. Bripda Firman langsung meninggalkan TKP dan menuju pesta, begitu juga Suryani. Tapi tidak lama terjadi keributan dan warga mendengar ribut ribut langsung menuju TKP. Warga melihat korban sudah tersungkur dengan leher digorok.

Usai tewas di TKP, jasad koran dibawa ke Rumah Sakit Tulehu, untuk kepentingan lebih lanjut. Pelaku selesai menghabisi nyawa korban, langsung kabur meninggalkan TKP.

Hingga berita ini naik cetak, pelaku yang menghabisi nyawa Dayas Lestaluhu belum diketahui. Tapi Minggu siang, 7 Mei 2017, sekira pukul 13.00 WIT,  rumah orang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan,yang berada di Mamokeng dibakar warga.

Kapolres Pulau Ambon dan Pp Lease, AKBP Sucahyo Hadi yang dikonfirmasi, mengaku masih dalam proses pengembangan. “Masih dalam proses pengembangan,” singkat Kapolres. (AAN)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top