Kadishut Bursel Divonis 22 Bulan Penjara – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Kadishut Bursel Divonis 22 Bulan Penjara

Rakyatmaluku.com – KEPALA Dinas Kehutanan (Kadishut) Kabupaten Buru Selatan (Bursel), M. Tuasamu, dijatuhi hukuman 22 bulan penjara oleh Pengadilan Tipikor Ambon.Selain Tuasamu, dua anak buahnya, yakni, Syarief Tuharea selaku bendahara dan Januar Risky Polanunu selaku Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK) juga dijatuhi hukuman yang sama.

Selain dijatuhi hukuman 22 bulan penjara, ketiga terdakwa itu juga divonis membayar denda masing-masing sebesar Rp 50 juta dengan subsidair dua bulan kurungan. Untuk tuntutan uang pengganti, terdakwa Syarief Tuharea dan terdakwa Januar Risky Polanunu masing-masing dibebankan membayar Rp 20 juta dengan subsidair satu bulan kurungan. Sedangkan terdakwa M. Tuasamu tidak dibebankan uang pengganti karena tidak terbukti menerima aliran dana tersebut.

“Menyatakan, perbuatan tiga pejabat Dishut Kabupaten Bursel itu terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi dana reboisasi dan pengayaan hutan pada Dishut Kabupaten Bursel tahun 2010 sebesar Rp 40 juta dari total anggaran proyek sebesar Rp 2.622.376.000, sebagaimana terbukti malanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana,” ucap Ketua Majelis Hakim R.A. Didi Ismiatun, didampingi dua hakim anggota, Benhard Panjaitan dan Christina Tetelepta, saat membacakan amar tuntutannya di Pengadilan Tipikor Ambon, Jumat, 5 Mei 2017.

Hukuman yang dijatuhi majelis hakim itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru, yang sebelumnya meminta majelis  hakim agar menghukum ketiga terdakwa selama enam tahun penjara, denda masing-masing sebesar Rp 200 juta dengan subsidair satu bulan kurungan.

Untuk tuntutan uang pengganti, terdakwa Syarief Tuharea dan terdakwa Januar Risky Polanunu masing-masing dibebankan membayar Rp 20 juta dengan subsidair tiga bulan kurungan. Sedangkan terdakwa M. Tuasamu tidak dibebankan uang pengganti karena tidak terbukti menerima aliran dana tersebut. (RIO)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top