MTB Dan Aru Tak Punya Target Muluk-Muluk – Rakyat Maluku
DAERAH

MTB Dan Aru Tak Punya Target Muluk-Muluk

Rakyatmaluku.comHINGGA hari ketiga perlombaan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXVII Provinsi Maluku, yang dilaksanakan di Kota Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) dan Kabupaten Kepulauan Aru, tak memiliki target muluk-muluk, untuk memperoleh juara umum, yang harus dicapai para kafilanya dalam setiap perlombaan.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) Abdul Hamid Rahamyantel, kepada Rakyat Maluku, Rabu, 3 Mei 2017, di pondok hijau, Rumah Sakita Umum Daerah (RSUD) baru Namrole, Ke 21 kontingen peserta dari MTB yang ikut perlombaan, dari jumlah tersebut diharapkan ada yang bisa lolos hingga dapat mengikuti perlombaan di tingkat final, tapi prinsipnya kami bisa ikut.

“Insya Allah, kami sebagai Kabupaten baru, dapat menimba pengalaman dari peserta terbanyak sehingga kita bisa menyediakan pada MTQ yang akan datang,” kata Rahamyantel.

Menurut Abdul, kontingen MTB mengikuti tujuh mata lomba, antara lain lomba Tilawatil Qur’an, Fahmil Qur’an grup pria dan wanita, Syahril Qur’an pria dan wanita dan Hifzil Qur’an satu juz, Tilawah diikuti dua orang laki-laki dan perempuan, khattil Qur’an juga dua orang.

“Sedangkan, ada beberapa mata lomba yang kami belum siap, yaitu Hifzil satu juz, cabang tafsir Qur’an juga tidak diikuti, Qira’at  Sab’ah mujawwad dewasa kami juga belum siap, Insya Allah di waktu-waktu mendatang kami siapkan pesertanya,” tutur Hamid.

Ketua LPTQ MTB ini mengaku, peserta kali ini lebih banyak bila dibandingkan peserta pada MTQ di SBB. Kami dari waktu ke waktu berbenah diri dari persiapan LPTQ dari tahun ke tahun kami anggap lebih maju karena peserta kali ini diatas 50 persen itu di ambil dari orang MTB, meskipun  ada mata lomba tertentu yang dari sisi manusianya kami belum siap, itu kami ambil dari Kabupaten lain, untuk sementara. Tapi kedepan kami prioritaskan putra daerah dari MTB.

“Dari pengalaman kami, kalau untuk juara umum, saya yakin itu masih jauh. Karena ada beberapa Kabupaten yang cukup matang, diantaranya Kabupaten Malra dan Kota Tual, Kota Ambon dan Maluku Tengah dan SBB yang kemarin juara umum,” ujar Abdul.

Rahamyantel menyebut, tujuan kami, bukan satu-satunya juara, tapi yang lebih penting, adalah mengutamakan putra daerah sehingga efek dari pelaksanaan MTQ secara predikat kami raih. “Kendati begitu, saya optimis dari Tilawah empat orang yang kami andalkan yaitu tilawah dewasa putra, tilawah remaja putra dan putri, insya Allah kami ikut final, tilawah putri dan Hifzil satu jus tilawa putri insya Allah kami yakin bisa lolos ke babak final,” tutur Abdul.

Dirinya membeberkan, pihaknya pada pelaksanaan MTQ di SBB, berhasil meraih peringkat enam dari 11 Kabupaten/Kota. Kali ini, insya Allah bisa naik ke urutan kelima dan keempat.

Terpisah, pengakuan senada juga dikemukakan Ketua LPTQ Kabupaten ARU M Lukman Nomay, kepada pers, mengaku, untuk meraih juara umum jelas tidak akan mungkin.

“Bila semua peserta mengikuti semua mata lomba seharusnya kita memiliki 54 peserta sedangkan peserta kami hanya 27 orang, sedangkan ada beberapa mata lomba yang tidak kita ikuti. Jadi tidak mungkin kita menargetkan juara umum. Prinsipnya kita hadir dan ada berpartisipasi,”kata Nomay, kepada pers, Rabu, 3 Mei 2017, di ruang kafilah Kepulauan Aru.

Meski demikian, pada awalnya kita memberikan motivasi untuk dapat tampil memberikan yang terbaik, dari tampilan itulah kita memiliki empat sampai lima target, yang nant8nya akan diterima dalam dalam bentuk penghargaan yang akan diraih yaitu juara.

“Kita memiliki empat sampai lima target. Pertama target Tartil anak-anak baik puta dan putri, Tilawah anak-anak putra putri, dewasa putri. Hanya sangat disayangkan pada penampilan pertama Tilawah dewasa putri, kontingen kami tampil tapi kondisinya tidak sehat, sehingga hasil penampilannya sangat tidak maksimal. Padahal dialah target kita, untuk meraih juara,” ujar Lukman.

Kendati begitu, dirinya mengakui,  dari semua yang kita targetkan, penampilannya sangat maksimal. Meski Nomay, belum lama menjadi Ketua LPTQ, namun dari informasi yang di dapat dari teman-teman, pada MTQ sebelumnya Kepulauan Aru berhasil meraih juara satu, juara tiga dan dua peserta mendapat juara harapan.

“Saya yakin, kali ini ada yang pasti meraih juara satu dari beberapa mata lomba yang telah disebutkan tadi. Minimal satu orang juara satu dari tartil anak-anak putra dan Tilawah dewasa putri yang target kita harus juara satu. Dalam kondisi apapun kami tetap optimis bakal meraih juara satu,” tutur Nomay. (YUL)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top