Tagop Masih Kecewa – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Tagop Masih Kecewa

Tagop S. Soulisa

Rakyatmaluku.com – KETIDAKHADIRAN Gubernur  Maluku, Said Assagaff, untuk membuka event akbar Mu­sa­baqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXVII tingkat Provinsi Maluku, ternyata hinggga kemarin masih menyisahkan kekecewaan, terutama bagi Tagop Sudarsono Soulisa selaku Bupati Kabupaten Buru Selatan (Bursel). Menurutnya, selain kekecewaannya, Wakil Bupati (Wabup) Bursel juga sudah menyampaikan kekecewaannya dan masyarakat Bursel serta seluruh kafilah peserta MTQ, saat membacakan laporannya.

Tagop mengaku saat mendengar info bahwa Gubernur Maluku Said Assagaf lebih memilih untuk menghadiri acara di Desa Sirisori Islam, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) ketimbang menghadiri pembukaan MTQ di Bursel makin membuatnya meradang.

“Mungkin di Sirisori agenda Pak Gubernur lebih penting ketimbang MTQ,” kata Tagop , Selasa 2 Mei 2017. Orang nomor satu di Fuka Bipolo ini menduga, ketidakhadiran Gubernur Maluku Said Asaagaff lantaran terjadi miss komunikasi saja.

“Mungkin miss komunikasi, beliau mengharapkan saya datang menyampaikan. Padahal saya kan sudah menyampaikan persentasi berkaitan dengan kesiapan MTQ, katanya informasi kita tidak siap. Kesiapan dan tidaknya kan saudara-saudara pers bisa lihat kan, bagaimana semua peserta, Pak Kanwil Agama dan Pak Wagub bilang bahwa ini gawenya nasional dan bukan sekedar pekerjaan provinsi,” ujar Tagop.

Tagop menuturkan, beberapa waktu lalu, Wakil Bupati selaku Ketua Panita, Sekretaris Daerah (Sekda) Syahroel Pawa dan sejumlah kepanitiaan di undang Gubernur Maluku untuk bertemu Gubernur.

Namun, saat Wakil Bupati dan rombongan tiba di Kantor Gubernur, ternyata Gubernur enggan menerima mereka, karena yang diinginkan Gubernur ialah kehadiran dirinya sebagai Bupati Bursel, walaupun undangan yang ditujukan bukan kepadanya. “Undangan itu sampai di dalam, dirubah. Beliau tolak untuk bertemu mereka, beliau maunya saya musti ketemu beliau, sedangkan saya sudah di Makassar dalam rangka acara dengan BPK,” tutur Tagop.

Disinggung, terkait dengan permintaan Wakil Gubernur Zeth Sahuburua yang dilontarkan saat memberikan sambutan pembukaan MTQ yang meminta dirinya untuk dalam waktu dekat bertemu dengan Gubernur guna meluruskan miss komunikasi.

Tagop mengaku pasti akan bertemu dengan Gubernur, tetapi pertemuan itu jangan dikait-kaitkan dengan politik, sebab sebagai putera Maluku, dirinya pun berhak untuk bertarung dalam Pilkada Maluku nantinya.

“Saya kira ada waktunya lah. Sayabsebagai junior, sebagai anak, memberikan penghormatan ke­pada beliau sebagai orang tua ya. Tapi jangan dikaitkan dengan politik, karena politik itu hak asasi setiap bangsa, hak setiap anak Maluku yang punya kemampuan untuk memimpin Maluku ya,” kata suami Safitri Malik ini.

Tagop meminta bahwa event politik di tingkat Maluku nantinya tidak lalu mengorbankan kegiatan-kegiatan keagamaan seperti MTQ di Kabupaten Bursel ini. “Politik itu bukan persaingan, politik itu kontestasi yang elit, yang istilahnya etis. Dimana, disitu memberikan pikiran-pikiran kepada masyarakat bahwa inilah kita bisa berbuat kepada masyarakat seperti itu dan bukan menjadi saingan, saya tidak pernah merasa saingan dan saya yakin juga bahwa Pak Gubernur juga tidak merasa itu, tetapi beliau miss komunikasi saja,” tegas Tagop. (YUL)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top