Ely Toisuta Gagal Dilantik – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Ely Toisuta Gagal Dilantik

Ely Toisuta

Persiapan Telah Dilakukan, Alami Kerugian Puluhan Juta Rupiah

Rakyatmaluku.com – RENCANA pelantikan Ely Toisuta sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Rabu 3 Mei 2017, hari ini, akhirnya gagal dilakukan.

Padahal berbagai persiapan syu­kuran pelantikan kabarnya telah disiapkan Srikandi Partai Golkar ini.  Salah satunya yakni acara syu­kuran yang akan berlangsung di kediamannya kawasan Talake. Bukan hanya itu, Ely kabarnya juga sudah memasan dan membayaruang muka makanan untuk acara syukuran tersebut, yang nominalnya mencapai angka puluhan juta rupiah.

Gagalnya Ely Toisuta dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Ambon menggantikan almarhum H. Husein Toisuta dikarenakan Mahkamah Partai Golkar mengirim surat dan meminta DPRD Kota Ambon membatalkan pelantikan  Ely Toisuta sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Ambon. Surat pembatalan pelantikan Ely Toisuta sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Ambon inj kemudian dibahas secara tertutup oleh Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Ambon yang dipimpin  James Maatita selaku Ketua DPRD Kota Ambon, Senin 2 Mei 2017.

Dalam rapat Bamus tersebut berlangsung cukup alot, karena sebagian anggota dewan meminta agar Ely Toisuta tetap dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Ambon.

Namun Bamus juga tidak bisa memaksakan pelantikan tersebut karena selain itu adalah kewenangan Partai Golkar juga ada surat pembatalan dari Mahkamah Partai Golkar. Apalagi kabarnya  tim pengacara Max Pattiapon, M. Solissa mengancam akan memproses hukum lembaga DPRD Kota Ambon apabila pelantikan Ely Toisuta tetap dipaksakan.

Anggota DPRD Kota Ambon dari Partai Golkar, Zeth Formes,  dalam rapat Bamus menjelaskan petunjuk teknis yang mengatur terkait  pergantian antar waktu bagi pimpinanan DPRD yang berhalangan tetap. Selain itu, Formes juga menyampaikan hasil dan keputusan DPD II Golkar Kota Ambon.

Sementara anggota DPRD Kota Ambon lainnya yang juga berasal dari Partai Golkar Max Pattiapon, yang selama ini diketahui, sangat “berambisi” menggantikan posisi almarhum H. Husein Toisuta sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, dalam rapat Bamus tersebut mengatakan dirinya  hanya mencari kebenaran atas pengusulan wakil ketua DPRD kota Ambon.  Menurutnya ada kejanggalan dalam pengusulan wakil ketua DPRD Kota Ambon oleh DPP. Bahkan pengusulan tersebut telah ditetapkan melalui surat keputusan DPP partai Golkar.

“Atas dasar itulah maka dikeluarkan Surat Keputusan Mahkamah Partai untuk membatalkan proses pelantikan Ely Toisuta sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Ambon yang di tinggalkan almarhum H Husein Toisuta,” demikian kata Pattiapon dalam rapat Bamus saat itu berdasarkan informasi yang di terima koran ini.

Berdasarkan penjelasan dua anggota fraksi Golkar, dan masukan anggota Bamus maka pelantikan wakil Ketua DPRD Kota Ambon terpaksa di batalkan. Bamus hanya meng-agendakan pelan­tikan antar Waktu, Margqreth Siahay sebagai pemilik suara terbanyak kedua dapil Sirimau I meng-gantikan Almarhum H. Husein Toisuta.

“Bamus DPRD sudah putuskan dalam rapat bersama untuk membatalkan proses PAW Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Ely Toisuta sesuai dengan SK Mahkamah Partai Golkar. Sementara PAW anggotq DPRD Kota Ambon asal partai Golkqr dapil Sirimau I, Ibu Margareth Siahaybtetap digelar, Rabu 3  Mei 2017 sekira pukul 10. 00 WIT,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono kepada pers, kemarin.

Terkait kapan dilakukan pelantikan Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, kata Latupono, tergantung keputusan partai Golkar dalam hal ini mahkamah partai Golkar. “Kita hanya siapkan agenda pelantikan. Soal siapa yang ditetapkan sebagai wakil ketua, itu urusan in­ternal partai Golkar,” tandas Latupono.

Sementara itu, Ely Toisuta saat dikonfirmasi soal putusan mahkamah partai Golkar  yang meminta DPRD Kota Ambon  membatalkan proses pelantikan dirinya sebagai Wakil Ketua  DPRD Kota Ambon, tidak banyak berkomentar.

Ely Toisuta hanya menegaskan dirinya tetap dilantik sebagai wakil ketua DPRD Kota Ambon. “Soal surat mahkamah partai saya belum dapat fisik suratnya. Saya tetap dilantik,” kata Toisuta, yakin. Namun terlihat wajah murung san gelisah nampak di raut wajah srikandi Golkar dari dapil Nusaniwe itu.

Pantauan koran ini usai pembatalan  pelantikannya sebagai wakil ketua dewan. Ely Toisuta langsung meninggalkan gedung DPRD Kota Ambon.

Tenda yang sudah dipasang dikediamannya untuk acara syukuran pelantikan juga  dibongkar. Informasi lainnya, Max Pattiapon telah dipanggil oleh Mahkamah Partai Golkar. Demikian pula Ely Toisuta di panggil menghadap Mahkamah Partai guna menjelaskan seluk beluk SK DPP yang menetapkan dirinya sebagai wakil ketua DPRD Kota Ambon. (R1)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top