MTQ Di Bursel Sukses Dan Spektakuler – Rakyat Maluku
DAERAH

MTQ Di Bursel Sukses Dan Spektakuler

Wagub Maluku Z. Sahuburua, bersama Bupati Buru Selatan Tagop Soulisa saat membuka MTQ Provinsi Maluku di Kota Namrole, Kabupaten Buru Selatan Minggu 30 April 2017. Ikut mendampingi Wakil Bupati Buru Selatan Ayub Saleky, Ketua LPTQ Maluku Ismail Usemahu dan Kakanwil Agama Maluku Faisal Musaad.

Rakyatmaluku.com – KENDATI penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXVII Provinsi Maluku, di Kota Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) sebelumnya di ragukan kesiapannya dan bakal berjalan, apalagi mencapai kesuksesan.

Namun menyimak rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dari Penerimaan resmi tamu, Pawai Ta’aruf, Malam Ta’aruf dan puncaknya pada pembukaan event keagamaan perdana tersebut. Maka sirnalah keraguan yang selama ini beredar.

Demikian dikemukakan Gubernur Maluku Said Assagaff dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, saat membuka Rapat Kordinasi Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Maluku, Senin, 1 Mei 2017, di Aula lantai II, Kantor Bupati Bursel baru.

Menurut Assagaff, kita ketahui bersama bahwa pelaksanaan Rakerda 2017 pada MTQ Provinsi Maluku ke XXVI di Kota Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), telah menetapkan Kabupaten Bursel swbagai Shahibul Bait (tuan dan nyonya rumah-red) pelaksanaan MTQ ke XXVII.

“Alhamdulilah pilihan itu sangat tepat. Sebagaimana kita saksikan secara langsung kesangsian kesiapan Bursel, untuk melaksanakan event akbar ini, tidak terbukti. Justru pelaksanaan MTQ di Kabupaten Bursel dianggap sukses besar,” ujar Said.

Meski demikian, bukan berarti pelaksanaan MTQ di Bursel tanpa kekurangan. Orang nomor satu di Provinsi Maluku ini, menilai ada beberapa catatan penting yang mesti kita evaluasi bersama.

Pertama, penyiapan pelaksanaan MTQ hendaknya tidak sekedar terjebak pada hal-hal mekanistik saja, tetapi secara organik harus ada penyiapan masyarakat dalam bentuk rekayasa sosial, agar proses tidak banyak terpasung oleh sosial politik yang ada, tetapi seharusnya ajang MTQ ini dpaat mencairkan ketegangan sosial politik yang ada.
“Kedua, kordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Provinsi, DPRD lintas sektor dan pelbagai pemangku kepentingan (Stakeholder) perlu ditingkatkan,” tutur Gubernur Maluku ini.

Terpisah,  Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Ismail Usemahu, kepada Rakyat Maluku, Senin, 1 Mei 2017, seusai mengikuti pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) LPTQ Provinsi Maluku, yang dipusatkan di Aula lantai II, Kantor Bupati Bursel baru.

Usemahu yang juga penjabat Bupati Buru  ini mengakui, penyelenggaraan MTQ ke XXVII Provinsi Maluku, di Kota Namrole, Kabupaten Bursel, yang telah dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Provinsi Maluju Zeth Sahuburua, pada Minggu, 30 April 2017, di arena utama MTQ, Jalan Kilo II, Desa Kamlanglale, Kecamatan Namrole, Kabupaten Bursel, sukses dan spektakuler.

“Tadi Malam, acara pembukaan sangat sukses dan spektakuler. Ooh Luar biasa. Rupanya tuan rumah Bursel, sengaja membuat kejutan. Saya merasa sangat luar biasa,  kalau kita melihat opini terutama di Medsos seoalah-olah Bursel belum siap, “ujar Usemahu.

Tapi Ismail sangat yakin, karena LPTQ punya satgas yang selalu berkordinasi dengan panitia.”Saya kira itu itu blow up dari media. Dimana, janji Ketua Panitia yaitu Pak Wakil Bupati untuk membuat event MTQ yang spektakuler dan hal itu tadi malam terbukti sangat sukses acara pembukaannya,” kata Penjabat Bupati ini.

Ketua LPTQ berharap pelaksanaan perlombaan acara musabaqah yang akan dilaksanakan dari 1 -5 Mei 2017, bisa berjalan sukses dan berjalan dengan baik.

“Memang Kabupaten yang lain juga sangat bagus. tapi kita perlu akui Bursel tadi malam bagus. apalagi sebagai Kabupaten Baru dengan usia yang masih sembilan tahun itu sangat luar biasa, apalagi dukungan masyarakat dari komunitas Kristen terhadap kegiatan ini, kita lihat dari dukungan panitia komunitas Kristen itu luar biasa sesuai dengan tema MTQ yang diusung Kabupaten Bursel,” tutur Ismail.

Sementara itu, Walikota Tual Adam Rahayaan juga mengakui persiapan Kabupaten Bursel pembukaan MTQ dari tahun ke tahun ada perkembangannya.

“Sebagai manusia persiapan sudah masimal, luar biasa bagus. meski sebagai manusia biasa, pasti masih ada saja kekurangan sana sini, “ ujar Adam.

Tapi kita belajar dari pengalaman MTQ ke MTQ, Pesparani ke Pesparani dan Pesparawi dan Pesparawi sedikit demi sedikit sudah banyak perubahan.

“Kalau saya lihat cara menjamu kontingennya.  Saya sudah mendatangi kontingen Kota Tual. Luar biasalah pelayanannya dari makan minum, tempat tinggal sudah representatif bila dibandingkan dari Kabupaten lainnya. Ini bukan berarti kita sengaja memojokan Kabupaten lain. Menurut saya, MTQ di Bursel ini sukses,” kata Rahayaan. (YUL)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top