Oknum Anggota Polres Ambon Jadi Bandar Narkoba – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Oknum Anggota Polres Ambon Jadi Bandar Narkoba

Ditresnarkoba Maluku Ungkap 7 Kasus Narkoba

Rakyatmaluku.com – OKNUM anggota Polres Pulau Ambon dan Pulau – Pulau Lease, Bripka Yohanis Brando, ditangkap Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Ma­luku di kediamannya di kawasan Jalan Pemuda  Kelurahan Amantelu, dan menemukan sejum­lah barang bukti. Diantaranya, satu kotak penyim­panan narkoba, dua paket sabu-sabu, sebelas plastik pengisi sabu-sabu, sebuah  dompet, satu  telepon genggam  serta sebuah ATM yang digunakan untuk transaksi narkoba.

Berdasarkan barang bukti dan hasil pemeriksaan, Bripka Yohanis Brando akhirnya diketahui sebagai seorang bandar narkoba  untuk wilayah Kota Ambon. “Yohanis Brando ini anggota Polri, dinas di Polres Ambon. Barang bukti yang kita sita, satu buah kotak warna putih tempat menyimpan alat-alat, dan pipet. Kita juga sita dompet, timbangan. Jika ada timbangan berarti Yohanis Brando seorang bandar.  Juga disita satu buah HP, satu ATM untuk alat transaksi.

Karenanya anggota kita ini dikenakan Pasal 114 subsider 112 UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman diatas 4 tahun penjara,” kata Direktur Reserse Narkoba Kombespol Thein Tabero, kepada wartawan saat mengelar jumpa pers di kantoir Ditresnarkoba di kawasan Mangga Dua, Kecamatan Sirimau,Kota Ambon, Kamis 27 April 2017.

Menurut Thein Tabero, penangkapan tersangka dilakukan pada 5 April 2017 lalu atas pengembangan penyidikan dari sejumlah kasus narkoba yang ditangani pihaknya. Dan tersangka selama ini menjadi taget Ditres Narkoba Polda Maluku dalam kasus narkoba.

“Yang bersangkutan saat ini ditahan di Rumah Tahanan Brimob Polda Maluku di kawasan Tantui, ia sudah lama menjadi target kita,” kata Tabero.

Ditambahkan selain oknum polisi, terdapat tujuh warga lain yang diamankan terkait peredaran narkoba ini. Mereka adalah AH (33). Dari tangan tersangka polisi amankan barang bukti berupa HP, bong dan uang tunai Rp.16 juta. Kemudian AJS, ditangkap dengan barang bukti berupa 10 paket sabu, 2 HP, uang Rp940.000, sepeda motor serta STNK. Bukan itu saja,  seorang anak dibawah umur berinisial MB, juga ditangkap. MB terjaring di kawasan Gadihu, pada Jumat 14 April 2017 sekira pukul 23.30 WIT, di Jalan Raya Kebun Cengkeh, kedapatan menyimpan ganja.

“Kita menangkap seorang anak, kita tidak tahan, tapi kita percepat berkasnya, kita berkoordinasi mungkin secepatnya berkas  kita limpahkan,” tutur Tabero. Penangkapan juga dilakukan terhadap seorang wanita berinisial FL(28). Dari tangan warga Jalan Malaihollo, Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, sisita paket sabu, dompet, botol kaca bong. “Barang bukti ini sisa dari pemakaian. Dan terakhir, kami mengamankan AFB bersama SABT. Berdua  kita tangkap di bandara pada Rabu 19 April 2017,” ungkapnya. “Mereka akan kita kenakan Pasal 114 dan 112 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman di atas 4 tahun,” tandas Tabero. (AAN)

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top