PDIP ‘Prioritaskan’ Assagaff – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

PDIP ‘Prioritaskan’ Assagaff

Huwae: Kalau Tak Mendaftar, Bisa Saja Kita Datangi Pak Assagaff

Rakyatmaluku.com – PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menaruh ha­ra­pan Said Asagaff selaku petahana bisa ikut  mendaftar saat tahapan penjaringan calon  kepala daerah wakil kepala derah untuk Pemilihan Gubernur Maluku Periode 2018-2022 yang akan dibuka secara resmi pentahapannya pekan depan.

Ketua PDIP Provinsi Maluku Edwin Huwae men­yatakan, proses penjaringan akan umumkan ke­pada publik minggu ini dan pekan depan tahapan pendaftaran calon kepala daerah-calon wakil kepala daerah sudah akan dibuka untuk umum.

“Proses rekrutmen calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah oleh PDIP akan kami akan umumkan kepada publik di minggu ini,” ungkap Huwae, kepada wartawan di Kantor DPRD Maluku, Rabu 27 April 2017. Persyaratan yang ditawarkan PDIP dalam tahapan penjaringan sangat normatif sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Akan tetapi secara khusus untuk kepentingan umum, PDIP berharap melalui penjaringan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diadakan PDIP bisa mendapatkan figur pemimpin daerah yang bisa mengayomi untuk masyarakat Maluku.

“Jadi memang sistem pendaftaran kali ini akan bersifat terbuka kepada semua orang sesuai dengan Juklak, siapa saja memiliki hak untuk mendaftar di PDIP,” terang Huwae. Setelah mendaftar PDIP Maluku kemudian akan mengusulkan lima nama DPP PDIP untuk mendapatkan satu orang yang dianggap layak. Lima nama dimaksud dua berasal dari ekstral atau bukan kader PDIP, dan tiga dari internal PDIP.

“Memang kita akan prioritaskan tiga nama dari internal, dan dua nama dari ekstrnal partai, lima nama itu akan kita kirimkan ke DPP,” ujar Huwae.

Akan tetapi saat disinggung sikap politik petahana jika tidak mendaftar di PDIP atau karena alasan deadline waktu tidak sempat mengambil formulir pendaftaran di PDIP, Huwae secara politis mengatakan sebagai petahana kemungkinan PDIP akan mendatangani Gubernur Maluku Said Assagaff dan menawarkan formulir pendaftaran kepadanya selaku kepala daerah petahana.

“Kalau sedianya beliau daftar tidak mungkin dijemput lagi, kalau sekiranya beliau tidak daftar mungkin saja sebagai kepala daerah petahana bisa saja ditawarkan untuk (gubernur) daftar di PDIP,” kata Huwae.

Pada kesempatan itu, Huwae juga belum bisa memastikan apakah dia akan ikut mendaftar di PDIP sebagai calon wakil gubernur ataukah tidak, mengingat hingga saat ini DPP belum memberikan izin baginya untuk ikut Pilkada Gubernur Maluku.

“Saya harus dapat izin dulu dari DPP partai sebelum kemudian saya harus maju dalam Pilgub, sebagai ketua DPD memang saya siap sekali jika dimintakan untuk maju,” ketus Huwae. (ARI)

 

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top