‘’Kami Justru Sangat Membutuhkan Unpatti’’ – Rakyat Maluku
DAERAH

‘’Kami Justru Sangat Membutuhkan Unpatti’’

Barnabas N Orno

 Orno Klarifikasi Pemberitaan Ancam Putus Hubungan Dengan Unpatti

Rakyatmaluku.comBUPATI Maluku Barat Daya (MBD) Barnabas N Orno mengatakan pemberitaan bahwa dirinya mengancam akan memutus hubungan dangan Universitas Pattimura adalah tidak benar.

‘’Jadi tidak benar. Namun bukan berarti wartawan juga salah. Tapi itu hanya salah presepsi dan pengertian saja terkait apa yang saya sampaikan dalam sarasehan yang digelar Fakultas Pertanian Unpatti terkait penyediaan pangan pada wilayah industri Gas Blok Masela pertengahan April lalu,’’ pungkas Orno kepada wartawan di Ambon, kemarin.

Ia menandaskan, yang dia sampaikan dalam sarasehan itu antara lain, saya bilang kalau bicara soal investasi di bidang perikanan dan pertanian, justru data hari ini soal merkuri di Pulau Romang itu sangat merugikan MBD dan Maluku pada umumnya.

Pasalnya, lanjut dia, ada perbedaan hasil penelitian antara peneliti Unpatti dengan inspektur pertambangan Kementrian ASDM. ‘’Kalau dari peneliti Unpatti kandungan merkuri 60,7 PPM, sementara hasil penelitian inspektur pertambangan, tidak ada merkuri di sana.

‘’Nah, saya minta agar hal ini harus diklarifikasi. Saya sampaikan kalau 60,7 PPM itu besar loh. Di Gunung Botak yang 26 PPM saja buaya sampai mati. Saya juga meminta agar perlu pengambilan sampel dari tim yang terpercaya dan independen dan biar perlu mengambilnya juga dari hewan, tumbuh-tumbuhan termasuk manusia di Pulau Romang,’’ bebernya.

Maksudnya, tandas Orno, agar tidak ada kebimbangan di kalangan masyarakat MBD, termasuk dirinya sebagai pemimpin di daerah itu.

‘’Jadi yang saya minta adalah perlu ada klarifikasi terkait kandungan merkuri itu. Bukan saya mengancam akan memutus hubungan kerja dengan Unpatti. Justeru Pemkab MBD dan masyarakat MBD sangat mengharapkan kerja sama yang baik dengan pihak Unpatti,’’ tegasnya.

Ia juga menambahkan, kerja sama antar Pemkab MBD dengan Unpatti saat ini sementara berjalan baik, apa lagi saat ini Unpatti sedang membina program Pendidikan Daerah Domisili di MBD.

‘’Jadi saya kami sangat butuh Unpatti dan tidak mungkin saya mengancam akan putus hubungan,’’ bebernya pula.
Atas nama pribadi, Orno mengatakan pihaknya juga meminta maaf kepada Rektor Unpatti, para Pembantu Rektor serta para dekan dan staf serta seluruh civitas Unpatti.

‘’Jadi saya minta maaf. Itu salah presepsi dan salah pengertian terkait pernyataan saya. Apa lagi saat itu ada banyak pihak yang menyaksikan. Ada Prof Nirahua dan dekan Pertanian serta para petinggi di Unpatti. Jadi sekali lagi saya minta maaf,’’ ujar Orno. (NAM)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top