Latuconsina Tekankan Pentingnya Jaga Integritas – Rakyat Maluku
EDUKASI

Latuconsina Tekankan Pentingnya Jaga Integritas

Kepala Kantor Agama (Kemenag) Kota Ambon M. Rusydi Latuconsina saat menyematkan tanda peserta dan membuka sampul Ujian Akhir Madrasah (UAM) di MIN 2 Ambon, Selasa 25 April.

Rakyatmaluku.comKEPALA Kantor Agama Kota Ambon, M. Rusydi Latuconsina berkesempatan  membuka  pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah (UAM) tingkat madrasah Ibtidaiyah  di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Ambon.

Pembukaan UAM yang ditandai dengan penyematan tanda  peserta ujian dan pembukaan sampul ujian itu  dihadiri oleh Raja Negeri Waiheru Ambon, Ketua Komite MIN 2 dan Stakeholder, Selasa 25 April.

Dalam sambutannya, Latuconsina  menekankan,  pentingnya menjaga integritas pelaksanaan  ujian.  Hal itu agar hasil yang diperoleh benar -benar sesuai dengan kemampuan siswa itu  sendiri.”Kepada satuan pendidikan yang melaksanakan ujian untuk mengedepankan   integritas dan  kejujuran. Percaya diri juga diperlukan.

Sehingga nantinya  hasil dari siswa betul-betul  sesuai kemampuan  yang mereka miliki selama proses  enam tahun di tingkat Ibtidaiyah,” tegas Latuconsina.

Hasil dari  Ujian Akhir Madrasah  ini  menjadi barometer pemetaan pendidikan dilingkungan madrasah. Sebab itu, diharapkan,  dalam pelaksanaan, tidak ada  intervensi dari  siapapun dan pihak manapun.

Latuconsina menjelaskan,   ujian dalam pendidikan  nasional adalah salah satu komponen yang punya peran penting  diantara sekian banyak komponen lainnya. Tentu  ujian dilaksanakan dalam rangka menilai , mengetahui sejauh mana pelaksanaan, proses dan hasil dari  sebua proses dilembaga pendidikan. Ujian bisa dilakukan  dalam rangka  pertanggungjawaban  satuan pendidikan terhadap lingkungan, orang tua, juga sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pemerintah.

Dikatakan, madrasah adalah  satuan pendidikan yang sama dengan sekolah umum lainnya. Tetapi  berciri khas Islam. Kenapa? karena di Madrasah ada lima  Mata Pelajaran (Mapel)  agama Islam  juga  ikut di ujiankan.
Mantan KanKemenag Kabupaten SBB  itu  menambahkan,   tentu ada harapan besar dari seluruh  rangkaian persiapan  mulai dari penyusunan soal hingga pelaksanaan ujian.”Kita harapkan  agar proses ujian sampai dengan pemeriksaan dapat berjalan dengan lancar,”tambah Latuconsina.

Latuconsina  meminta  kepada siswa  peserta UAM terkhusus di MIN 2 Ambon  untuk   terus belajar mengasa diri dan kemampuan, sehingga kelak berada pada jenjang pendidikan berikutnya dapat bersaing dengan siswa lainnya.” Sebelum mengisi soal ujian, harus dibaca dan dipahami  dengan baik dan jangan lupa berdoa kepada Allah SWT agar supaya  dimudahkan dalam mengikuti proses UAM ini,”harap Latuconsina semabari menyampaikan apresiasi kepada  seluruh kepala madrasah di lingkup Kemenag Kota Ambon  yang telah berusaha semaksimal menyiapkan peserta  ujian  mulai dari les tambahan hingga try out.

Sementara itu Kepala MIN 2 Ambon Dahlan Gazam menuturkan,  ujian dijadikan sebagai instrumen untuk mengukur ketercapaian  dan ketuntasan  proses  pembelajaran, baik ketercapaian guru dalam melaksanakan tugas sebagai seorang profesional dengan berbagai kompetensinya serta lebih khusus  kepada siswa dalam memahami dan menyerap konsep  pengetahuan yang disajikan. Diharapkan MIN 2 Ambon pada ujian kali ini lebih bermakna dalam konteks kualitas dari tahun -tahun sebelumnya.

Menurut Dahlan Gazam, berbagai langka kesiapan untuk melahirkan sebua output yang baik diantaranya  dilakukan uji coba try out dan les-les tambahan lain membuktikan bahwa MIN 2 Ambon memiliki komitmen kuat  terhadap sebuah amanah bangsa sebagaimana diisyaratkan dalam Undang-undang 1945. Kesempatan itu, Dahlan Gazam juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang  setinggi-tingginya  kepada Kepala Kantor Kemenag Kota Ambon yang telah berkenaan hadir dalam pembukaan  UAM di MIN 2 Ambon.

Apresiasi juga dihaturkan kepada  para stakeholder  yang  turut hadir bersama-sama  untuk memberikan doa dan dukungan sehingga diharapkan proses UAM  di MIN 2 Ambon dapat berjalan dengan  sukses dan lancar.”Kami optimis berkat  dukungan dan doa yang diberikan dapat memotivasi  siswa dalam menempuh ujian sehingga hasil  yang dicapai  bisa maksimal.”tutur  mantan Kepala MIN Kailolo ini.

Jumlah peserta  UAM di MIN 2 Ambon tahun ini sebanyak 73  siswa. Mereka dibagi dalam  empat ruangan yang  langsung diawasi oleh delapan  orang pengawas secara silang dari berbagai madrasah.”UAM ini akan berlangsung  hingga tanggal 28 April mendatang. Selain   rumpun mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) MI, juga  diujiankan  mata pelajaran umum yaitu PKN dan IPS,” ujar,  ketua panitia UAM,  MIN 2 Ambon, Ny Zubaidah Salampessy    dalam laporannya. (CIK)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top