Berkas Polisi Narkoba Dilimpakan Ke Jaksa – Rakyat Maluku
HUK-RIM

Berkas Polisi Narkoba Dilimpakan Ke Jaksa

Ilustrasi

Rakyatmaluku.com – KASUS Narkoba yang melibatkan empat amggota Polres Buru, berkasnya dibagi menjadi dua. Satu berkas milik Wardy Marasabessy dan berkas lainnya milik. Khusus Berkas Acara Pemeriksaan WM, penyidik Direktorat Reserse Narkoba, telah melimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku.

“Tahap 1 Wardy itu dilakukan pekan kemarin, sementara tiga tersangka lain dalam waktu secepatnya akan dikirim ke jaksa,” kata Kabid Humas Polda Maluku AKBP Abner Richard Tatuh, kepada wartawan, Selasa, 25 April.
Untuk diketahui, empat oknum personel Polres Buru, yang diduga memakai dan menjual sabu-sabu.

Meraka yang diduga ikut bermain Narkoba adalah Bripka WM, Brigpol NRS, keduanya  dari Satintelkam, Bripka GS, anggota Satreskrim dan Bripka AP dari Sabhara Polres Buru.

Sebelum Satuan Resnarkoba Buru menangkap NRS, GS dan AP, pertama-tama, Satresnarkoba menangkap Bripka WM. Ia  diringkus di kawasan penambangan  Gunung Botak, Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru. Setelah menangkap WM, barulah dikembangkan dan hasilnya, NRS, GS serta AP diamankan. Tiga oknum polisi lainnya ditangkap di Namlea dengan TKP berbeda, Sabtu, 11 Meret maalam.

Informasi diperoleh Rakyat Maluku, penangkapan dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Iptu Jufri Jawa. Dari tangan empat pelaku, diamankan sejumlah barang bukti berupa 16 paket sabu, uang tunai Rp60 juta, dengan rincian Rp50 juta dalam pecahan Rp100 ribu dan Rp10 juta pecahan Rp50, Handphone 8 buah, alat penghisap kristal putih (sabu-sabu, red) berupa bong dan dompet.

Setelah diamankan, empat personel menjalani pemeriksaan urine. Hasil tes urine menujukan WM, NRS dan GS positif Narkoba, sementara AP negatif.

Sumber Rakyat Maluku menjelaskan bahwa WR adalah penjual Narkoba, di mana NRS, GS dan AP, membeli barang haram tersebut dari WM. Pasalnya, dari tangan tiga oknum polisi ini, dari tangan mereka diamankan barang bukti sabu-sabu.

“GS dua paket, NRS 3 paket dan AP 2 paket. Mereka ini merupakan jaringan Narkoba di Buru,” kata sumber tersebut kepada Rakyat Maluku.

Untuk empat anggota Polres Buru, telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Buru, sekaligus dilakukan pemeriksaan. Kapolda Maluku Brigjen Polisi Ilham Salahudin, dikonfirmasi Rakyat Maluku via telepon selulernya tadi malam, membenarkan penangkapan empat oknum polisi yang bertugas  di Polres Buru.  “Ya, betul. Mereka saya sidik, saya pidanakan. Jadi bukan lagi dugaan, itu betul (terlibat Narkoba). Kalau hukumannya nanti tanya jaksa, hakim,” tandasnya. (AAN)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top