Petani Asal Ohoi Tewas – Rakyat Maluku
HUK-RIM

Petani Asal Ohoi Tewas

Rakyatmaluku.com – MORCIUS Rahayaan (26) warga Desa Ohoi Rewaf,  Kecamatan Kei Kecil,  Kabupaten Maluku Tenggara, tewas setelah ditikam warga setempat, Anthonius Lefitar (34). Penganiyaaan menyebabkan korban meninggal dunia, berawal dari pertengkaran mulut, yang terjadi di desa tersebut, Minggu, 23 April sekira pukul 21.00 WIT.

Pelaku telah ditahan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan dengan cara melakukan penikaman. Tersangka akan dikenai Pasal 351 ayat (3) ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sebelum tewasnya Rahayaan, sekira pukul 16.30 WIT,  saat itu adik korban, Patrisius Rahayaan (23) terlibat adu mulut dengan pelaku. Usai pertengkaran tersebut, keduanya kembali ke rumah masing-masing. Namun, sekira pukul 20.00 WIT, Patrisius Rahayaan, sedang bermain kartu, di tempat biasa mereka mangkal. Tiba-tiba datang pelaku dan mengajak Patrisius berkelahi.

Waktu duel antara keduanya,  Anthonius Lefitar, langsung mengeluarkan pisau dan menikam Patrisius, tapi korban mengelak. Sayang, tangan korban tak kalah cepat dengan pisau yang dihunuskan pelaku, sehingga mengenai tangan kanan Patsrisius.

Mendegar perkelahian tersebut, korban tewas, Morcius Rahayaan, mendatangi TKP dan berusaha melerai, namun naas buat Morcius, karena dengan sekali kibasan pisau pelaku, mengenai perut bagian kiri dari korban. Meskipun sudah tak berdaya, Anthonius Lefitar, tak menghentian aksinya, ia kembali menusuk korban dari pinggang.

Melihat korban terkapar tak berdaya, pelaku langsung kabur meningglakn TKP., sementara korban dibawa ke Rumah Sakit di Langgur. Sayang, Tuhan berkata lain, nyawa Morcius Rahayaan, tidak tertolong.
Kasat Reskrim Malra AKP Izak Risambessy mengatakan kalau pelaku ditahan setelah adik korban melaporkan kasus ini.

“Pelaku ditangkap oleh Tim gabungan Polres Malra dan Polsek Kei Kecil Timur. Kita sudah tetapkan yang bersangkutan jadi tersangka dan terancam, mendapat hukuman 15 tahun penjara,” tutupnya. (AAN)

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top