Huwae: DAU Maluku Telah Capai 45 Persen – Rakyat Maluku
AMBONESIA

Huwae: DAU Maluku Telah Capai 45 Persen

Edwin Huwae

Rakyatmaluku.com – KEINGINAN Pemerintah Provinsi Ma­luku agar Dana Alokasi Umum (DAU) yang diberikan Pemerintah Pusat juga meng­akomodir luas lautan sudah ter­jawab sejak tahun 2008.

Pemerintah Pusat mulai tahun 2008 sudah menambah 5 persen untuk DAU bagi Maluku, dan sejak tahun 2008 hingga sekarang tambahan anggaran untuk DAU Maluku sudah mencapai 45 persen. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Edwin Huwae mengatakan, pertemuan pemerintah provinsi dengan Ketua DPR-RI termasuk juga rapat tertutup dengan Menteri Koordinator Maritim di Jakarta beberapa waktu lalu membuahkan hasil positif.

Diantaranya, Ketua DPR-RI Setya Novanto dan Menko Maritim Luhut Panjaitan akan mengundang Menteri Keuwangan untuk menindaklanjuti aspirasi pemerintah provinsi Maluku.

“Soal DAU ini, kami sudah bertemu dengan ketua DPR, Dirjen Perimbangan Keuangan Daerah, dan Menko Maritim. Bahkan mereka sudah menyepakati akan dibicarakan. Termasuk dibicarakan dalam Badan Anggaran (Banggar) DPR RI nanti,” ungkap Huwae akhir pekan kemarin.

Huwae mengaku perjuangan politik yang dilakukan Pemerintah Provinsi, dan DPRD membuahkan hasil yang baik. Dan diusahakan hitungan luas laut Maluku harus lebih dari 45 persen, dan terus meningkat hingga 70 persen. “Semuanya sudah berjanji akan membicarakan persoalan ini, baik Pak Menko Maritim, Dirjen Keuangan, maupun DPR RI,” beber Huwae, yang mengharapkan adanya dukungan wakil rakyat asal Maluku di Senayan untuk mengawal komitmen pemerintah pusat yang telah dibicarakan.

Menurut Huwae jika saja terjadi penambahan DAU maka anggaran itu bisa mendukung dan menjawab  persoalan infrastruktur di Maluku  saat ini untuk kedepan menjadi lebih baik.

“DAU kita sekarang ini hanya sebesar 1, 4 triliun. Dan sekiranya ada penambahan 50 persen, tentu sudah bertambah. Dan tidak menjadi akumulasi jumlah setengah,  tetapi menambah naik, dari jumlah yang ada sekarang ini,” urai Huwae.  (ARI)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top