3 Warga Kebun Cengkeh Ditetapkan Tersangka – Rakyat Maluku
HUK-RIM

3 Warga Kebun Cengkeh Ditetapkan Tersangka

Rakyatmaluku.com – SETELAH diambil alih oleh Kepolisian Resor (Polres) Pulau Ambon dan Pp Lease, penyidik Satuan Reserse Kriminal langsung bekerja, melakukan  penyelidikan dan penyidikan.

Dari hasil pemeriksaan empat warga yang diserahkan Kodam XVI Pattimura, kepada polisi, guna diusut, tiga orang diantaranya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyulingan Batu Cinnabar menjadi air raksa.

“Kita sudah tetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini yaitu Hendriarto, Muhammad Ibrahim dan La Anto. Untuk Muhammad Zakaria Riupassa, masih sebagai saksi” kata Kasat Reskrim Polres Ambon AKP Teddy, kepada wartawan Minggu, 23 April.

Dirinya menambahkan bahwa berkas mereka sementara dikebut untuk nantinya di kirim ke jaksa untuk selanjutnya diteliti. Sementara barang bukti, tambah dia, akan dikirim ke Laboarorium Forensik (Labfor) Makassar, untuk diperiksa.

“Kami usahakan bulan depan sudah tahap satu kasus penyulingan Batu Cinnabar menjadi air raksa. Hari Jumat ini kita akan bawa barang bukti ke Labfor Makassar,” jelasnya.

Untuk diketahui, anggota TNI AD dari Detasemen Intelijen (Denintel) Kodam XVI Pattimura, mengamankan empat masyarakat terkait penyulingan cinnabar untuk dijadikan sebagai air raksa, di RT 003/RW 16, Ahuru, Desa Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis, 20 April sekira pukul 16.30 WIT.

Mereka yang diamankan adalah Hendriarto Nau (35) warga RT 004/ RW 20, BTN Manusela, Muhammad Zakaria Riupassa (46) warga Ahuru, Muhammad Ibrahim (28) warga BTN Manusela dan La Anto.

Kepala Penerangan Kodam Pattimura Kolonel Arh Hasyim Lalhakim mengatakan, saat ditangkap mereka dalam kondisi menyuling Batu Cinnabar, untuk dijadikan sebagai air raksa.

“Anggota kita saat mengamankan mereka, itu sedang menyuling Batu Cinnabar untuk dijadikan mercury,” kata Kapendam, kepada pers melalui pesannya via WhatsApp grup Pendam, tadi malan.

Disinggung apakah mercury ini akan dibawa ke Gunung Botak Pulau Baru dan Romang Maluku Barat Daya. Di mana kedua wilayah ini merupakan tempat tambang emas. Pria yang nantinya akan bertugas di Jakarta ini belum bisa memastikannya. “Kita belum tahu. Nanti penyidik yang akan ungkapkan,” tutupnya. (AAN)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top