Assagaff: Jangan Hanya Sita Angkat Semua Yang Beking – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Assagaff: Jangan Hanya Sita Angkat Semua Yang Beking

Rakyatmaluku.com – PASCA terbongkarnya akti­vitas penyulingan Batu Cin­nabar menjadi cairan mercury di Ka­wasan Ahuru Ambon menuntut polisi tidak hanya diminta untuk mengamankan barang bukti tetapi mengusut tuntas siapa saja yang terlibat di dalamnya.

Gubernur Maluku Said Assagaf dengan nada tegas bah­kan meminta pihak ke­­­po­­­lisian untuk dapat menangkap siapa saja yang selama ini ber­main dan membackup aktivitas penjualan batu sinabar di Ambon maupun daerah lain yang ada di Maluku, apalagi sampai sudah tahap produksi air mercury.

“Siapa yang dibelakang diangkat, jangan hanya angkat-angkat sita-sita saja, backing-backing itu diangkat semua,” desak Assagaff, disela-sela menghadiri perayaan Pasca tingkat Gereja Protestan Maluku (GPM) yang berlang­sung di Desa Uraur Kecamatan Kairatu Kabu­paten Seram Bagian Barat,   Jumat 21 April 2017.

Polisi juga harus berani membuka jaringan penjualan batu cinnabar itu.  Siapa saja yang berperan untuk mendistri­busikannya ke luar Maluku harus segera diperiksa dan diusut secara hukum. Mengingat  batu cinnabar merupakan bahan berbahaya dan pemerintah sudah melarang aktivitas penambangnya.

“Saya minta itu dibuka semua, siapa yang dibelakang itu diangkat,”  pinta Assagaff.

Assagaff mengungkapkan, saat ini pemerintah provinsi sedang melakukan sosia­lisasi kepada masyarakat yang melakukan aktivitas menambang di gunung tembaga Desa Iha-Luhu Kabupaten SBB.  Setalah itu, barulah pemerintah akanmenutup secara permanen lokasi tersebut, agar ke depan tidak menimbulkan lagi pencemanaran lingkungan.

Bagi para penambang yang berasal dari luar Maluku diminta untuk segera mengosongkan areal Gunung Tambaga dan kembali ke daerah masing-masing, sementara bagi penambang asal Maluku  diajak untuk tidak lagi menambang dan pemerintah akan mencari solusi untuk mengatasi para pencari kerja mantan penambang.

“Setelah ditutup, masyarakat setempat su­dah pasti akan kita berdayakan, yang bukan mas­yarakat setempat saya minta untuk kembali ke daerah asal, kalau mau tinggal, ya tinggal tapi carilah mata pencaharian yang benar,” tandas Assagaff.

Dikatakan Assagaff, ke depan potensi sumber daya alam yang ada di Gunung Tambaga itu akan dikelola secara profesional, sehingga tidak membahayakan warga sekitar dan lingkungan serta mampu memberikan manfaat positif terhadap dunia kesehatan.

“Mercury itu dibutuhkan juga untuk dunia kese­­hatan alat kesehatan, penerangan berupa lampu itu pasti butuh mercury juga, ya ke depan kita harus manfaatkan untuk kepentingan kema­nusiaan lebih baik,” tandas Assagaff. (ARI)

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top