Terkait Batu Cinnabar, Intel Kodam Amankan 4 Warga – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Terkait Batu Cinnabar, Intel Kodam Amankan 4 Warga

Anggota TNI me­nga­mankan pabrik penyulingan pembuatan air raksa saat ditemukan oleh Tim Intel Kodam XVI/Pattimura yang berada di kawasan Ahuru, RT/003 RW/16, Desa Batu Merah, Kamis 20 April 2017 malam. Foto, Mohas Amir/Rakyat Maluku

Rakyatmaluku.com – ANGGOTA  TNI AD dari Detasemen Intel (Denintel) Kodam XVI Pattimura, me­nga­mankan empat mas­yarakat terkait pen­yulingan cinnabar untuk dijadikan sebagai air raksa, di RT 003/RW 16, Ahuru, Desa Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis, 20 April sekira pukul 16.30 WIT.

Mereka yang diamankan adalah Hendriar­to Nau (35) warga RT 004/ RW 20, BTN Manusela, Muhammad Zakaria Riupassa (46) warga Ahuru, Muhammad Ibrahim (28) warga BTN Manusela dan La Anto.

Kepala Penerangan Kodam Pattimura Kolonel Arh Hasyim Lalhakim mengatakan, saat ditangkap mereka dalam kondisi menyuling Batu Cinnabar, untuk dijadikan sebagai air raksa.

“Anggota kita saat mengamankan mereka, itu sedang menyuling Batu Cinnabar untjk dijadikan mercury,” kata Kapendam, kepada pers melalui pesannya, tadi malan, Kamis 20 November 2017.

Disinggung apakah mercury ini akan dibawa ke Gunung Botak Pulau Buru dan Romang Maluku Barat Daya. Di mana kedua wilayah ini merupakan tempat tambang emas. Pria yang nantinya akan bertugas di Jakarta ini belum bisa memastikannya.

“Kita belum tahu. Nanti penyidik yang akan ungkapkan,” tutupnya. Seperti yang diberitakan koran ini
Kodim 1504 Pulau Ambon, mengamankan empat ton batu cinnabar. Cinnabar ini diamankan bersama dua unit truk, dengan nomor polisi DE 8708 BU dan  L 9250 M, Selasa 18 April 2017 sekira pukul 06.00 WIT.

Informasi yang diperoleh Rakyat Maluku, batu cinnabar dibeli  dari Abuhayer. Abuhayer merupakan pengepul di lokasi tambang batu cinnabar yang berada di Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Setelah itu diangkut  menggunakan motor laut ke Asilulu,  Kecamatan Leihitu,  Kabupaten Maluku Tengah.

Direncanakan cinnabar ini akan dikirim ke Surabaya, melalui kapal kontainer selanjutnya dibawa ke Jakarta untuk dijual.

Diamankannya batu cinnabar setelah anggota Kodim, menerima informasi kalau ada upaya pe­ngiriman cinnabar. Mendapat kabar terse­but, personel TNi langsung bergerak dan menga­mankannya di Koramil Sirimau, tepatnya depan Pelabuhan Slamet Riyadi.

Sementara itu pihak Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, melalui Wakapolres Ambon Kompol Agung Tribawanto, mengatakan kalau persoalan cinnabar, itu diambil alih Direktorat reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).
Direktur Reseres Kriminal Umum Kombespol Budi Wibowo mengatakan kalau pihaknya sudah mengamankan benda yang diduga cinnabar.

“Itu kita mendapatkan informasi bahwa ada  teman-teman kita (TNI) yang nangkap. Diduga bahan cinnabar. Setelah itu kita tindaklanjuti,  kita koordinasikan dengan teman-teman yang melakukan penangkapan,  kemudian ada serah terima ke kita,” kata Dirreskrimsus Polda Maluku. Dikatakannya kalau pihaknya sementara mendalami kasus ini. (AAN)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top