AT, Pelaku Pencurian Antar Provinsi – Rakyat Maluku
HUK-RIM

AT, Pelaku Pencurian Antar Provinsi

Rakyatmaluku.com – AT, tersangka pencurian uang tunjangan Badan SAR, Kota Ambon, yang ditangkap bersama istrinya di Makassar, Rabu, 12 April, merupakan residivis dalam kasus pencurian. AT dan istrinya, M alias iyank, harus meringkuk di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

“AT ini merupakan residivis d Makassar. Dia dan istrinya sudah kami tangkap. AT kita kenakan Pasal 362 KUHP sementara istrinya Pasal 55 dan 56 KUHP,” kata Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pp Lease AKP Teddy, kepada wartawan usai konfrensi pers yang dilakukan Kapolres Pulau Ambon dan Pp Lease AKBP Sucahyo Hadi, Minggu, 16 April.

Dikatakannya, tersangka tidak saja melakukan aksinya di Kota Ambon, tapi beberapa kota besar di Indonesia, pernah menjadi tempat aksi pencurian. Di mana para korban merupakan nasabah bank.

“Bukan saja di Ambon, tapi di Jayapura, Makassar, termasuk di Jakarta juga. Jadi tersangka ini pelaku pencurian antar provinsi,” tuturnya.

Pihaknya kata dia, tidak saja bertumpuk pada AT, tapi ada pelaku lain yang juga dalam incaran polisi. Dan sementara dalam penyelidikan. Disinggung terkait pemeriksaan security, yang mengawalnya di Bandara Pattimura, ketika AT hendak bertolak ke Makassar, pasca merampok uang senilai Rp. 2 juta lebih, Teddy mengatakan kalau nanti akan diperiksa.

“Ada pelaku lain yang kami incar. Kalau security yang kawal tersangka, nanti kita surati untuk diperiksa. Dilarang berangkat dengan uang cukup banyak, harus ada keterangan dari bank. Nah, pelaku ini tersangka dengan uang ratusan juta rupiah tanpa surat keterangan pihak bank,” jelasanya.

Untuk diketahui, uang tunjangan milik Badan Sar Nasional (Basarnas) Kota Ambon, dibawa kabur orang tak kenal (OTK). Pelaku mencuri uang senilai Rp268 juta lebih, dengan cara memecah kaca mobil dinas Basarnas.
Peristiwa ini terjadi di Toko Aneka Motor, di Kecamatan Sirimau, ketika dirinya memarkirkan kendaraan roda empatnya,Rabu, 5 April sekira pukul 14.45 WIT.

Untuk mengungkapkan pelaku pencurian, warga RT 004/RW 007, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon ini, melaporkan kasus ini ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, guna diselidiki.

Paur Subbag Humas Polres Ambon Iptu Nikolas Anakotta menjelaskan, saat itu dia pergi mengambil uang tunjangan di Bank Mandiri Cabang Ambon, di Jalan Patiimura. Dalam pengambilan dana tunjangan, korban ditemani temannya, Makmud Murad dan Rofa Heru Wijayanto.

“Sampai di Bank Mandiri, ia mengambil uang, kemudian mereka pergi ke Toko Aneka Motor, untuk menservis mobil kantor tersebut. Ketikanya turun dari mobil sementara mobil diparkirkan di halaman parkir Aneka Motor. Tak lama, Welmin Marlo Komul menghubungi adiknya Varyo, untuk menjemputnya,” kata Anakotta, kepada wartawan, Jumat, 7 April.

Setelah itu, lanjut Anakotta, kakak beradik itu, pergi ke Toko Aman Jaya, guna membayar tagihan tiba ditempat percetakan Aman Jaya. Pelapor kemudian mengajak Varyo bersamanya pergi membayar tagihannya. Sebelum pergi, korban menyerahkan kunci mobil kepada kedua rekannya.

“Korban menyerahkan kunci, kedua rekannya itu kemudian menuju ke mobil, untuk mengunci mobil. Sebelum mengunci mobil dinas, rekan sejawat korban memeriksa uang di dalam mobil, ternyata sudah tidak ada. Atas peristiwa itu, korban merasa dirugikan, sehinga pelapor melaporkan kasus ini ke kita,” jelasnya. (AAN/M1)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top