PADMA Indonesia Minta Kejati Maluku Tuntaskan Kasus ADD Yamluli – Rakyat Maluku
DAERAH

PADMA Indonesia Minta Kejati Maluku Tuntaskan Kasus ADD Yamluli

Rakyatmaluku.com – SETELAH laporan yang telah disampaikan masyarakat ke pihak Kejaksaan Tinggi Maluku pada Kamis, 13 April 2017 kemarin, Pihak Lembaga Bantuan Hukum, Pelayanan Advokasi untuk Keadikan dan Perdamaian Indonesia (PADMA-INDONESIA) kemarin langsung meminta kejaksaan untuk segera memproses dugaan penyalahgunaan alokasi dana desa yang nilainya diperkirakan mencapai Rp1 milyar lebih.

Direktur PADMA Indonesia, Gabriel Goa, mengatakan, PADMA meminta Kejaksaan Tinggi Maluku untuk segera memanggil dan memeriksa Kepala Desa Yamluli Kecamatan Pulau Lakor, Semuel Udiata dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi yang telah dilaporkan ke pihak kejakaaan.

“Kita minta kasusnya harus cepat direspon pihak kejaksaan, oleh karena Alokasi Dana Desa ini juga menjadi perhatian presiden dan Komisi Pemberantasan Korupsi,” demikian Gabriel Goa di Jakarta.

Ia menjelaskan, dalam kasus seperti ini, PADMA INDONESIA selalu konsen dan sangat serius oleh karena persoalan seperti ini menyangkut nasib banyak orang. Pada kontenks berbeda menurutnya, ketika pemerintah saat ini serius membangun desa dengan anggaran yang besar maka menjadi tanggungjawab semua pihak untuk mengontrol dan mengawasi jika dalam pelaksanaan melanggar aturan yang sebenarnya.

“Anggaran Rp1 milar lebih di Desa Yamluli itu bukan kecil loh. Kalau itu bisa digunakan dengan baik kan masyarakat mendapat manfaatnya. Tapi bukti hari ini ada 60 warga atau seperdua warga yang melapor. Itu artinya mereka punya alasan yang kuat. Dalam waktu dekat kami akan ke Ambon bertatap muka langsung dengan Kejati untuk meminta agar masalah ini bisa diproses secepatnya,” tambah Goa.

Menyinggung tentang ancaman bagi warga yang melapor, Goa meminta pihak polisi agar dapat melihat persoalan ini pada konteks yang sebenarnya

“Ingat bahwa presiden meminta KPK bekerja sama dengan Polri dalam kasus ini sehingga polisi harus lebih hati-hati karena ini bukan sembarang,” tambah Goa. (NAM)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top