Dihajar Tiga Pemuda, Warga Tantui Babak Belur – Rakyat Maluku
HUK-RIM

Dihajar Tiga Pemuda, Warga Tantui Babak Belur

Ilustrasi

Rakyatmaluku.com – NASIB  sial dialami Arjun Mangga. Betapa tidak, warga Pandan Kasturi, Tantui, Kecamatan Sirimau,  Kota Ambon ini, babak belur setelah diduga dihajar tiga pemuda, yaitu  Ris­wandi Samsul, Jihad Kadir dan Nindar Kadir. Penganiayaan terhadap korban, terjadi di dekat Taman Makam Bahagia, Pandan Kasturi, sekira 12.00 Wit, Rabu, 12 April.

Pengeroyokan yang diduga dilakukan tiga pemuda ini , berawal saat korban hendak  kembali ke rumahnya usai membeli makanan. Arjun lewat pangkalan ojek disamping Taman Makam Bahagia, dan dia diikuti Riswandi Samsul, Jihad Kadir juga Nindar Kadir dari arah belakang.

Tanpa banyak tanya Riswandi Samsul  langsung memukul Arjun Mangga dengan kepalan tanggan, hinga korban tersungkur. Saat Arjun Mangga terjatuh, para pelaku kemudian mengambil batu bata, hendak memukul korban, tapi dilerai oleh warga di TKP.

Ibu korban Sumiati (54) baru mengetahui dari tetangganya, kalau anaknya dikeroyok Riswandi Samsul cs. Setelah mendengar masalah tersebut, ibu korban naik pitam, kemudian mendatangi Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, melaporkan kasus penganiayaan tersebut, guna diproses hukum. Ibu korban melapor pada Senin siang.

Paur Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease Iptu Nikolas Anakotta, membenarkan bahwa kasus pengrowokan atau penganiayaan yang  dialami Arjun Mangga, terjadi  saat korban menuju rumah.

“Jadi korban ini baru membeli makanan, dan saat melewati pangkalan ojek, dia diikuti para pelaku. Tanpa banyak bicara, mereka langsung mengeroyok korban,” ujar Anakotta kepada Wartawan diruang kerja, Kamis, 13 April.
Setelah itu, lanjut Anakotta, korban mengalami bengkak pada mata kiri serta bengkak pada dagu kanan. Jadi ibu korban baru mengetahui kejadian ini dari tetangganya.

“Laporan sudah kami terima, tinggal ditindaklanjuti. Maka tiga  pelaku ini akan dipanggil untuk dimintai keterangan. Motif pemukulan ini belum diketahui akar permasalahannya,” tutupnya. (M1)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top