Pelari Ambon Juarai Lari Lintas Sumbawa 2017 – Rakyat Maluku
ALL SPORT

Pelari Ambon Juarai Lari Lintas Sumbawa 2017

Matheos Berhittu

Rakyatmaluku.com – PELARI asal Ambon, Maluku, Matheos Berhitu (44), mengangkat kedua tangannya seraya berlari melewati spanduk yang memben­tang digaris finis, Doro Ncanga, Kabupaten  Dompu, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (16/4/2016) sore.

Matheos dinobatkan sebagai pelari pertama yang berhasil memenangi lomba lari Lintas Sumbawa 320K, yang dimulai dari Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Rabu (13/4/2016) lalu. Matheos tepat memasuki garis finis pukul 14.25 Wita. Dengan mengenakan kaus “Run for Indonesia”, kedatangan Matheos langsung disambut oleh Pemimpin Redaksi Harian Kompas Budiman Tanuredjo.Budiman memeluk Matheos yang terlihat sedikit tidak seimbang saat berdiri sambil mengalunginya medali serta jaket bertuliskan “finisher 320K”.

Setelah memasuki garis finis, Matheos langsung dibawa ke tenda medis untuk beristirahat dan membuka sepatunya. Dalam perjalanannya menyusuri 320 kilometer perjalanan dari Poto Tano, Matheos hanya mengganti pakaiannya sebanyak tiga kali dan mengganti sepatunya satu kali.Saat sepatunya dibuka, terdapat beberapa bekas luka dan plester di kaki sebelah kiri dan kanan.

Berdasarkan catatan tim medis, kaki Matheos memang mengalami beberapa kali keram dan mengharuskannya beristirahat sejenak sebelum kembali melanjutkan perjalanan.Perjalanan Matheos ditempuh selama empat hari tiga malam. Pihak panitia masih menunggu dua peserta lainnya, yaitu Lily Suryani (52) dan William (30). Hanya ada tiga pelari dari total 11 peserta yang berhasil menempuh jarak di atas 200 kilometer.

Medan perjalanan Lintas Sumbawa 320K terhitung sebagai rute yang terpanjang dan tersulit dari seluruh perlombaan yang pernah digelar di Indonesia. Para pelari menghadapi tantangan terbesarnya, yakni cuaca panas selama perjalanan. Rute yang dilalui juga jarang terdapat pohon dan tempat rindang lainnya. Panas matahari juga membuat pelari harus merasakan panas yang amat sangat ketika menguap dari aspal jalanan.

Pelari murah hati ini difasilitasi Pangdam XVI/ Pattimura Mayjen Doni Monardo di mana jika pulang dengan juara akan diberikan bonus sepeda motor oleh Gubernur Maluku Said Assagaff. Matheos masih tetap menyandang peringkat pertama lari ultras sejak 2016 hingga dan rekornya hingga kini belum mampu dipecahkan pelari Indonesia lainnya. (NET/ROS)

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top