Berkas Lengkap, Tersangka Cabul Diserahkan Ke Jaksa – Rakyat Maluku
HUK-RIM

Berkas Lengkap, Tersangka Cabul Diserahkan Ke Jaksa

Ilustrasi Berkas Perkara

Rakyatmaluku – SETELAH  ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencabulan anak gadis di bawah umur, Steven Saklil, warga di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, rencananya akan diserahkan ke oleh penyidik Unit Perlindunagn perempuan dan Anak (PPA) kejaksa penuntut umum (JPU).

Ini karena berkas tersangka sudah lengkap alias P21. “Kalau tidak ada hambatan, besok (hari ini, red) penyidik berencana menyerahkan tersangka (Seteven Saklil, red) ke jaksa, untuk proses hukum selanjutnya,” kata Paur Subbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease Iptu Nikolas Anakotta, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin, 10 April.

Dikatankanya bahwa tahap dua kasus tindak pidana pencabulan anak kecil, setelah diserahkan ke jaksa nanti, maka semua persoalan mengenai Steven Saklil, sepenuhnya menjadi tanggung jawab jaksa.

“Jadi penyidik serahkan ke jaksa, dan tersangka menjadi tanggungjawab jaksa. Selanjutnya kasus ini akan dibawa jaksa ke pengadilan unutk disidangkan,” tutupnya.

Untuk diketahui, SS, warga Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, diduga melakukan pencabulan terhadap gadis bauh kecur, PM (8). Tindak pidana pencabulan dilakukan SS, di rumahnya pada September 2016 lalu.

Kasus yang sudah terjadi lima bulan lalu, baru keluarga, ketika ibunya YM, pada Senin, 20 Februari sore, memandikan PM. Di saat memandikan korban, korban langsung membuka perlakukan tukung buruh tersebut. Akibatnya, YM melaporkan kasus ini ke polisi.

Sebelum PM dicabuli SS, ketika itu korban bermain bersama anak pelaku di depan rumah SS di salah satu kawasan di Nusaniwe. Saat bermain, pelaku yang otaknya sudah dirasuki setan, memanggil siswi Sekolah Dasar (SD) dan mengajaknya masuk ke dalam kamar pelaku. Dalam kamar, SS menyuruh PM berbaring di atas tempat tidur, kemudian pelaku menindih korban.

Selain menindih, korban juga memaksa memasukkan “burung” ke alat vital korban, tapi PM berteriak karena sakit sehingga pelaku pria yang sudah berkeluarga ini mengurungkan niatnya. Puas melakukan tindakan amoral, pelaku kemudian memberi uang sebagai hadiah tutup mulut kepada gadis kecil itu.

Sayang, sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Pepatah usang ini pantas disematkan kepada pelaku, Kasus yang sudah terjadi lima bulan lalu, akhirnya terbongkar. Di mana korban menceritakan aib ini kepada ibunya dikalah PM dimandikan. Akibatnya, YM tidak terima perlakuan SS, sehingga kasus ini dilaporkan ke polisi.
Paur Subbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease Iptu Nikolas Anakotta mengatakan kalau pihanya akan memproses kasus amoral ini, karena laporan keluarga korban sudah diterima.

“Kasusnya akan kita proses. Sementara penyidik akan memeriksa saksi-saksi untuk mengembangkannya. Setelah saksi, baru pelaku akan diinterogasi, dan bila terbukti SS terancam mendapat hukuman 15 tahun penjara sesuai Pasal 82 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak,” tandasnya. (AAN)

 

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top