Hasil Koreksi UAMBN Telah Dikantongi, Nilai Siswa Bervariasi – Rakyat Maluku
EDUKASI

Hasil Koreksi UAMBN Telah Dikantongi, Nilai Siswa Bervariasi

PELAKSANAANKoreksi terhadap lembaran Ujian Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN)  yang dilaksanakan di Balai Diklat Keagamaan Waiheru Ambon telah selesai. Hasil pencapaian nilai oleh siswa dari  Mata Pelajaran (Mapel) yang di UAMBN-kan itu sudah dikantongi.

”Koreksi tingkat Madrasah Aliyah (MA) itu sudah selesai ditingkat guru,  kemudian nanti dari guru  akan diserahkan ke Panitia Kantor Wilayah (Kanwil) untuk  dibersihkan nilainya. Ada petugas operator yang ditugaskan menginput  nilai ke dalam format penilaian,”ujar, Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum dan Evaluasi  Pendidikan Madrasah, Kanwil Kemenag Maluku, Drs. Muhammad Shodik,koran ini, Rabu 5 April.

Muhammad Shodik mengaku, setelah diamati,   pencapaian siswa berpariasi. Ada yang bagus, sedang dan kurang. Dia mencontohkan, misalnya, di satu kabupaten tertentu, hasil pencapaian  nilai  dari Mapel Bahasa Arab  agak jatuh.
Kata dia, ketidakmaksimalnya siswa  di kabupaten itu  dalam mencapai hasil  yang baik  khusus  Mapel Bahasa Arab dipengaruhi oleh kurangnya tenaga guru  Mapel Bahasa Arab.”Setelah kita kroscek di Kepala Seksi (Kasi) Guru dan Tenaga Kerja (GTK) di kabupaten tersebut ternyata  ada kelangkaan guru Mapel Bahasa Arab. Nah ini akan menjadi  input kedepan bagi Kanwil untuk pengusulan pengadaan  guru Mapel tersebut,”ujar Shodik.

Dikatakan,bicara tentang Ujian Nasional (UN) dan Ujian Madrasah (UM) kiatannya dengan output.Baik atau tidak tergantung dari proses.”Nah kalau kita bicara proses maka kita bicara input dan input kaitannya dengan guru. Makanya hasil dari UN maupun UM  selalu  menjadi input kebijakan Kakanwil.”tutur Shodik.

Menurut mantan Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Ambon  ini, terkait kekurangan tenaga guru  harus disikapi oleh pemerintah. Sehingga kedepan tujuan mencerdaskan seluruh generasi muda bangsa ini dapat dilakukan secara merata.”Harapan kita tentunya, generasi muda ini berkualitas, punya daya saing. Tetapi, jika dalam proses penyelenggaraan pendidikan tidak didukung dengan  tenaga guru,guru yang berkompetensi, tentunya akan sangat berpengaruh atas harapan kualitas dan daya saing generasi muda itu sendiri.

Dirinya berharap, pada pelaksanaan ujian tahun ini ada peningkatan kelulusan dibandingkan tahun kemarin. Tentunya, kelulusan ini harus dibarengi juga dengan kualitas. (CIK)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top