DPRD Malteng Minta Perhatian Pemprov Terkait Aktifitas Merkuri Di Asilulu – Rakyat Maluku
DAERAH

DPRD Malteng Minta Perhatian Pemprov Terkait Aktifitas Merkuri Di Asilulu

Ilustrasi Merkuri

AKTIFITAS Produksi logam berat (Merkuri) yang berlangsung di Desa Asilulu, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) mulai mendapat tanggapan serius dari Pemkab Malteng.Produksi logam
berat  yang berlangsung hampir 2 tahun di Jazirah Leihitu ini diduga dilakukan secara ilegal. Pasalnya, meski
aktifitas  produksi sudah berlangsung lama, namun banyak pihak justru dikagetkan dengan adanya
informasi terkait produksi zat berbahaya itu.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Wahit Laitupa mengakui baru mendapat kabar soal aktifitas produksi logam berat (merkury) di Assilulu. Dia meminta agar ada perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Maluku dengan adanya aktifitas ilegal yang berlangsung di sana.

“Saya kira yang menjadi tangung jawab dalam masalah aktifitas Merkuri yang kurang lebih sudah berproses selama satu tahun lebih di Desa Asililu itu, yang harus Menjadi perhatian adalah Pemprov Maluku. Ungkap Laitupa yang juga Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Malteng, saat di konfirmasi kemarin.

Dia menegaskan, proses perijinan pertambangan saat ini sudah beralih ke Pemerintah Provinsi sehingga DPRD dalam hal ini Komisi A belum mendapat informasi terkait perijinan yang dikeluarkan oleh Pemprov terkait aktifitas produksi mercury yang tengah berlangsung di Assilulu. Kendati demikian, pihaknya akan mengambil langkah tegas guna menyikapi aktifitas produksi zat berbahaya itu di Desa Asssilulu.

“Kalu memang benar Produksi mercury ini tidak memiliki perijinan, mau tidak mau Pemerintah Maluku Tengah harus ambil Langka Tegas dalam melibatkan seluru pihak melalui DPRD dan juga Bupati untuk menyikapi Maslah ini” Tegasnya. (NAM)

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top