201 Siswa SMA 3 Salahutu Dapat KIP – Rakyat Maluku
EDUKASI

201 Siswa SMA 3 Salahutu Dapat KIP

Tawainela: Tidak Untuk Beli Hanphone

SEBANYAK 201 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah   mendapatkan  manfaat dari Program Indonesia Pintar (PIP) dengan terdaftar sebagai penerima Kartu  Indonesia Pintar (KIP) tahun ini.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 3 Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Maya Tawainela mengakui,untuk mendapatkan jatah PIP itu, pihak sekolah  sejak bulan Agustus  2016 mengirimkan data  siswa via  Dapodikmen.”Kita kirimkan data ke Direktorat Pendidikan  Dasar dan  Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)  RI melalui data Dapodikmen kemudian  diverifikasi.Dari 300  lebih  nama peserta yang kita kirim, sebanyak 201  terakomodir,”ujar Tawainela, kepada koran ini diruang kerjanya, Selasa, 4 April.

Dikatakan  nama-nama  yang berhasil dikirim dan terverifikasi untuk mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari Program Indonesia Pintar (PIP) tahun ini  adalah benar siswa dengan latar belakang ekonomi tidak mampu atau kategori keluarga miskin.”Ada proses dan  sarat yang  harus dipenuhi oleh siswa yaitu, memasukan  Kartu Keluarga (KK),memiliki  Kartu Perlindungan Sosial (KPS) bagi yang punya. Sementara yang tidak mengantongi KPS  mereka lulus dalam  data PIP.Jadi 201 penerima KIP Tahun ini  adalah benar merupakan siswa dengan latar belakang ekonomi tidak mampu,”kata Tawainela.

Diuraikan,  ke 201  siswa SMA 3 Salahutu Penerima KIP   tersebut tersebar  pada Kelas X, Kelas XI dan Kelas XII. Dengan besaran penerimaan manfat PIP  berpariatif.”Ada siswa  yang menerima Rp 500 ribu adapula yang  yang mendapatkan Rp 1 juta. Untuk siswa penerima KIP dengan  besaran Rp 1 juta sebagian besar  siswa kelas XII,” urai Tawainela.

Saat ini  kata Tawainela,   dalam proses pencairan dimana, siswa  mengisi formolir yang diberikan oleh Bank BNI sebagai bank penyalur”Setelah mendapatkan informasi  tentang terakomodirnya 201 siswa  penerima KIP ini  pada Senin pekan kemarin kita langsung ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku  untuk mengambil nomor Token. Fungsi dari nomor Token  itu untuk membuka data peserta PIP. Dan usai membuka data sesuai SK, kemudian dibawah ke Bank BNI  untuk mendapatkan formolir. “ungkap Tawainela.

Ditambahkan,  pencairan dana KIP ini tidak serta merta begitu saja, formolir yang  sudah diisi oleh siswa  dibawa  ke Bank BNI bersamaan dengan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Siswa termasuk  Surat Keterangan dari Kepala Sekolah yang menyatakan bahwa benar siswa tersebut berasal dari sekolah asal.”Dari pihak Bank BNI Cabang Passo, hanya  dapat melayani 20 siswa  peserta penerima KIP  dalam sehari. Dan terhitung  hingga saat ini sudah kurang lebih 60 siswa  melakukan pencairan dana KIP itu,”tambah Tawainela.

Dia menghimbau  tegas kepada siswa penerima KIP dari PIP ini, dana bantuan tersebut untuk melengkapi kebutuhan pendidikannya  bukan untuk membeli Handphone.”Saya berharap agar  bantuan KIP ini diperuntukan  secara tepat bagi keperluan pendidikan siswa itu sendiri,”harap Tawainela sembari mengatakan,  ditahun ini pula pihaknya akan  berupaya untuk mengusulkan lagi siswa   miskin guna mendapatkan KIP dari PIP itu. (CIK)

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top