Tender Kongkalikong Di BWS Maluku Akan Dibatalkan – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Tender Kongkalikong Di BWS Maluku Akan Dibatalkan

BOLEH jadi ini merupakan kabar gembira bagi kontraktor lokal di daerah ini yang didiskreditkan lewat proses tender kongkalikong di Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku tahun 2017. Bagaimana tidak, pihak Irjen Wilayah IV Bagian Timur Kementrian PU PR sudah menurunkan timnya ke BWS Maluku. Tim sudah kembali ke Jakarta dengan hasil penyelidikannya dan ketika diklarifikasi dengan PT Raya Membangun yang melayangkan sanggahan banding, ternyata banyak sekali kebohongan yang terjadi.

Hal mana diungkapkan Kuasa Hukum PT Raya Membangun, Elia Ronny Sianressy SH, kepada Rakyat Maluku via telepon selulernya, tadi malam dari Jakarta.

‘’Jadi tadi –kemarin–Red, secara resmi kami dari pihak PT Raya Membangun sudah dipanggil oleh Irjen Kementrian PU PR dan dilakukan pertemuan di lantai 16 Kementrian PU PR dengan staf Irjen Wilayah IV Bagian Timur yang menjadi tim untuk mengklarifikasi hasli penyelidikan pihak-pihak yang kami laporkan dalam hal ini Balai Wilayah Sungai Maluku,’’ kata Sianressy.

Ternyata lanjutnya, fakta terungkap bahwa telah terjadi pembohongan oleh pihak Balai Sungai Wilayah Maluku terutama oleh Pokja ULP dan Kepala Balai Wilayah Sungai, Haryono Utomo.

‘’Kami sangat berterima kasih kepada pihak kementrian yang sangat meresponi laporan juga sanggahan banding kami terkait dugaan tender kongkalikong di Balai Wilayah Sungai dan dari hasil klarifikasi, ternyata banyak sekali pembohongan yang terjadi. Terbukti bahwa telah terjadi rekayasa dalam pelelangan untuk memenangkan perusahaan yang digandeng dari luar,’’ tandas pengacara muda ini.

Ia merincikan, ada keterangan palsu, dokumen dan surat-surat palsu yang ditemukan saat klarifikasi dan terkait hal ini, pihaknya sebagai Kuasa Hukum PT Raya Membangun akan memperkarakannya karena merupakan tindak pidana. ‘’Kami juga akan melaporkan ini ke Polda Maluku sekembali dari Jakarta, karena ini perbuatan pidana’’ tambahnya.

Sianressy juga menambahkan, pihaknya juga sudah meminta kepada tim dari Irjen PU PR untuk menghadirkan pihak terlapor dalam hal ini, Pokja ULP dan Kepala  Balai Wilayah Sungai agar dilakukan konfrontir sehingga semua menjadi jelas.

‘’Permintaan kami sudah disanggupi dan dalam waktu dekat akan dilakukan konfrontasi antara kami PT Raya Membangun dengan para terlapor. Kami juga akan meminta perusahaan lain yang ikut menjadi korban, salah satunya PT Handayani Gemacitra untuk ikut bersama-sama,’’ tandasnya lagi.

Sianressy memastikan bahwa tender kospirasi di Balai Wilayah Sungai Maluku untuk tahun 2017 ini akan dibatalkan dalam waktu dekat. ‘’Waktunya saya prediksi hanya seminggu. Jadi saya juga mau bilang ke perusahaan-perusahaan yang dimenangkan agar sebaiknya jangan kerja di lapangan. Jangan ikut kemauan pihak Balai Wilayah Sungai Maluku jika tidak mau rugi,’’ pungkasnya pula.

Ia juga meminta dukungan moral dari semua kontraktor lokal termasuk asosiasi-asosiasi jasa konstruksi di Maluku agar usaha untuk memberangus gurita pencurian uang besar-besaran di Maluku untuk dibawa keluar ini bisa sukses dengan baik.

‘’Yang kami lakukan ini bukan saja untuk kepentingan perusahaan kami saja, tetapi kepentingan bersama. Kepentingan kontraktor lokal di Maluku. Karena itu kami minta dukungan moral dalam perjuangan ini,’’ pungkas Elia Rony Sianressy. (NAM)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top