Nyawa Siswa SMP 1 Ambon Terancam – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Nyawa Siswa SMP 1 Ambon Terancam

Sejumlah terpal digu­nakan untuk menutupi material tanah longsor di SMP Negeri 1 Ambon, Rabu 22 Maret 2017.

BANGUNAN milik Sekolah Me­ne­ngah Pertama (SMP) Ne­geri 1 Ambon da­lam kondisi meng­khawatirkan. Jika hujan deras terus menerus meng­guyur kota ini, maka nyawa para siswa yang berada di sekolah yang terletak di kawasan Belakang Soya Kecamatan Sirimau menjadi terancam.

Pasalnya dari pantauan koran ini, Rabu 22 Maret 2017, sebanyak enam ruang kelas sekolah itu berada tepat dengan areal longsor yang hingga kini masih ditutupi dengan terpal untuk menghalau air hujan.

Kepada sejumlah wartawan, kemarin, Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan, Nus Kulakala, mengaku khawatir dengan kondisi longsoran di sekolahnya itu. Alhasil setiap kali hujan lebat para siswa dipulangkan lebih cepat, karena khawatir terjadinya hal-hal yang tidak diiinginkan, seperti yang pernah terjadi tahun 2012. Padahal saat ini waktu pelaksanaan Ujian Nasional (UN) sudah semakin dekat.

“Kami khawatirkan pada saat UN ada hujan deras. Ini yang kami takuti, sebab ketika musim hujan bisa saja terjadi longsor. Saya selaku Kepala Urusan Kesiswaan selalu berkoordinasi dengan pimpinan sekolah, jika hujan makin deras untuk memulangkan siswa lebih awal dari jadwal semestinya,” ujar Kulakala, kepada pers.

Menurutnya kondisi tersebut sudah dilaporkan pihak sekolah ke DPRD Kota Ambon dan juga Pemerintah Kota Ambon lewat Dinas Pendidikan Kota Ambon. Namun hingga tahun 2017 belum ada realisasi untuk penanganan masalah ancaman longsor di SMP Negeri 1 Ambon itu.

“Sudah lima tahun sejak 2012 hingga2017, belum ada realisasi terkait penanganan. Kita sudah berkoordinasi ke DPRD Kota Ambon sampaikan masalah yang terjadi. Tanggapan Pemkot Ambon maupun DPRD Kota Ambon sementara dalam proses pengusulan dana. Sampai 2017 ini belum direalisasi,”ungkapnya.

Dirinya mengaku berharap, Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kota Ambon bisa melihat permasalahan yang dihadapi oleh sekolah agar proses pembelajaran di SMP Negeri 1 Ambon bisa berjalan lancar tanpa harus merasa was-was jika musim hujan tiba.

“Kami mengharapkan Pempus maupun Pemda lewat instansi terkait bisa melihat dan men­yelesaikan area yang longsor, supaya proses pembelajaran disini bisa berjalan sesuai yang diharapkan,” pintanya.

Disinggung mengenai proses penanganan seperti apa yang diharapkan pihak sekolah, Nus mengatakan pihak sekolah menginginkan agar talut penahan bisa dibangun sehingga dapat mencegah bahaya longsor terulang kembali.

Selain itu, jika talut penahan longsor sudah bibangun, maka area bekas longsor bisa digunakan untuk membangun ruang kelas guna menjawab kebutuhan 721 pelajar yang menimba ilmu di sekolah tersebut. “Harapan kami supaya bisa dibangun talut penahan agar bisa mencegah longsor. Kalau talut sudah dibangun, kita juga akan bangun ruang belajar baru,” tegasnya. (AAN)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top