Ditresnarkoba Ambil Alih Kasus Oknum ‘Polisi Narkoba’ Buru – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Ditresnarkoba Ambil Alih Kasus Oknum ‘Polisi Narkoba’ Buru

KASUS narkoba yang menjerat empat anggota Polres Pulau Buru, NRS, GS, AP dan WM, kini telah dilimpahkan ke Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku untuk proses.

Polisi narkoba ini dibawa dari Kota Namlea menuju Kota Ambon, memakai kapal ferry. Tiba di Pelabuhan Ferry Galala, Kecamatan Sirimau, Senin 13 Maret 2017, mereka langsung digiring ke Markas Ditresnarkoba di Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe.

Terkait kasus ini, sejumlah media baik media cetak maupun elektronik yang mendatangi Markas Ditresnarkoba, guna meminta keterangan perihal kasus tersebut, pihak Ditresnarkoba, masih memilih bungkam dan berjanji akan memberikan pernyataan Selasa 14 Maret 2017, hari ini.

“Belum bisa ya, nanti besok (hari ini) baru pimpinan memberi keterangan resmi,” kata salah satu staf Ditresnarkoba, kepada wartawan, kemarin.

Untuk diketahui, empat oknum anggota Polres Buru masing-masing berinisial NRS, GS, AP, dan WM ditangkap, karena mengkonsumsi narkoba.

Informasi yang diperoleh Rakyat Maluku menyebutkan, pe­nang­kapan tersebut dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Iptu Jufri Jawa. Dan dari tangan empat pelaku ini, diamankan sejumlah barang bukti berupa 16 paket sabu, uang tunai Rp60 juta, dengan rincian Rp50 juta dalam pecahan Rp100 ribu dan Rp10 juta pecahan Rp50, Handphone berjumlah 8 buah, alat penghisap kristal putih (sabu-sabu) berupa bong dan dompet.

Setelah diamankan, empat personel menjalani pemeriksaan urine. Hasil tes urine menujukan WM, NRS dan GS positif Narkoba, sementara AP negatif.

Sumber Rakyat Maluku menjelaskan bahwa WM adalah penjual narkoba, di mana NRS, GS dan AP membeli barang haram tersebut. Pasalnya, dari tangan tiga oknum polisi ini, diamankan barang bukti sabu-sabu.

“GS dua paket sabu, NRS 3 paket sabu dan AP 2 paket sabu. Mereka ini merupakan jaringan narkoba di Kabupaten Buru,” kata sumber tersebut kepada Rakyat Maluku, yang meminta namanya tak dikorankan. Keempat anggota Polres Buru ini setelah ditangkap telah ditahan di rumah tahanan (rutan) Polres Buru, sekaligus dilakukan pemeriksaan.

Kapolda Maluku Brigjen Polisi Ilham Salahudin, dikonfirmasi Rakyat Maluku via telepon selulernya tadi malam, membenarkan penangkapan empat oknum polisi yang bertugas di Polres Buru itu.

“Ya, betul. Mereka saya sidik, saya pidanakan. Jadi bukan lagi dugaan, mereka betul terlibat narkoba. Kalau hukumannya nanti tanya jaksa dan hakim,” tegas Kapolda. (AAN)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top