Jika Herman-Vanath Bersatu Petahana Kewalahan Di Pilgub Maluku – Rakyat Maluku
POLITIK

Jika Herman-Vanath Bersatu Petahana Kewalahan Di Pilgub Maluku

RIVALITAS jelang Pemilihan Gubernur Maluku Periode 2018-2022 makin menajam setelah munculnya nama Herman Koedoeboen dan juga Abdullah Vanath dua mantan calon gubernur yang ditumbangkan pasangan Said Assagaf-Zeth Sahuburua.

Tokoh politik berdarah Maluku Tenggara, Taher Hanubun bahkan memprediksi, jika Herman Koedoeboen dan Abdullah Vanath final berpasangan di Pemilihan Gubernur Maluku mendatang sungguh berbahaya bagi peluang petahana yang ada Gubernur Maluku Said Assagaff terpilih kembali.

“Pak Herman Koedoeboen dan juga Pak Abdullah Vanath sama-sama memiliki basis yang riel, keduanya masih merawat semua hingga sekarang,” nilai Hanubun saat dimintai tanggapan tentang dinamika Pilgub Maluku, Kamis 9 Maret 2017.

Herman merupakan Calon Gubernur Maluku, begitupun Abdullah Vanath walaupun gagal diperiode kemarin. Tetapi faktanya perolehan suara yang diraup Herman dan pasangannya dan juga Abdullah Vanath dan pasangannya sangat signifikan.

Hanubun menganggap, jika keduanya berhasil menyatu untuk Pilgub Maluku tahun depan, maka akan sangat strategis untuk mengalahkan Said Assagaf.

“Saya dengar ada upaya untuk menyatukan visi-misi keduanya, jika itu berhasil. Maka bukan tidak mungkin, petahana akan kewalahan,” kata Hanubun.

Mantan anggota DPRD Maluku itu juga menyatakan, terlepas dari kelemahan sebagai seoang manusia, tetapi Abdulah Vanath berhasil membangun Kabupaten Seram Bagian Timur yang baru saja mekar. Selain itu, pernah menjabat ketua DPD-Demokrat Maluku, dan pada Pilgub lalu, nyaris terpilih. Abdullah Vanath merupakan figur Seram yang mandiri meniti karir politik, ini prestasi luar biasa.

Herman juga memiliki track record baik dibidang penegakan hukum selama berkarir di lingkung korps Adiyaksa. Herman pernah memimpin Kabupaten Maluku Tenggara dan membawa daerah kepulauan itu sejajar dengan daerah-daerah lain di Indonesia.

“Saya mengenal keduanya. Pak Herman memiliki jam terbang yang cukup tinggi. Berpengalaman dibidang pemerintahan. Begitupun bapak Abdullah Vanath, sangat cemerlang meniti karir politiknya. Semoga saja keduanya bisa menyatu. Kalau itu terjadi, petahana bakal kesulitan,” tutur Hanubun. (ARI)

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top