Pria Cabuli Nenek Di Teluk Ambon Wajib Lapor – Rakyat Maluku
HUK-RIM

Pria Cabuli Nenek Di Teluk Ambon Wajib Lapor

Ilustrasi

SK (42), warga di Kecamatan Teluk Ambon, yang dilaporkan lantaran diduga mencabuli MA (65) pada Jumat, 23 Februari lalu, telah dimintai keterangan oleh polisi. Namun, usai diperiksa, dia tak ditahan, karena korban hingga saat ini belum diinterogasi.

Padahal, untuk mengetahui ada tidaknya aksi tak senonoh itu, penyidik memerlukan keterangan korban dan juga saksi-saksi. Karena itu, Sk belum ditetapkan sebagai tersangka. Meskipun tak ditahan, Sk wajib melaporkan diri ke Polres Pulau Ambon dan Pp Lease.

“Dia belum ditetapkan sebagai tersangka. Nenek yang mengatakan dia di cabuli, sampai saat ini belum diperiksa. SK wajib lapor setiap dua kali dalam seminggu. Bila Sk dipantau terus, jangan sampai betul-betul kasus ini terjadi lalu yang bersangkutan menghilang,” kata Paur Subbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease Iptu Nikolas Anakotta, kepada Rakyat Maluku, Kamis, 2 Maret.

Untuk diketahui, seorang nenek 65 tahun, di Kecamatan Teluk Ambon, tega dicabuli SK (42) di rumahnya yang terletak di kebun korban. Perempuan renta ini dicabuli dengan cara pelaku memegang dada MA. Sebelum dicabuli, nenek tersebut, nyaris diperkosa, Jumat, 23 Februari sekira pukul 19.00 WIT

Kasus ini baru diketahui akan korban, KA (43) pada Senin, 27 Februari. Tidak terima perlakukan senonoh, KA akhirnya melaporkan SK, ke polisi. Pelaku sementara dalam pemeriksaan.

Paur Subbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease Iptu Nikolas. F. Anakotta menjelaskan, pelaku saat itu mendatangi rumah korban di kebun, dan menawari udang. Karena tidak mengkonsumsi binatang laut, akhirnya MA menolak pemberian dari SK.

Merasa pemberiannya tak diterima nenek renta, dan waktu judah malam, SK, kembali ke rumahnya, sedangkan korban langsung mandi. Setelah membersihakn dirinya, SK datang lagi. Kali ini, SK melakukan hal nekad, di mana ia mendatangi rumah korban untuk kedua kalinya, tanpa memakai celana. Dalam perjalan menuju rumah nenek, pelaku memainkan Handphone.

“Jadi waktu lihat pelaku tidak pakai celana, hanya mengenakan baju, korban langsung menyuruhnya, kembali ke rumah, dan tidak menganggu MA,” kata Nick Anakotta, sapaan karibnya, kepada wartawan, Rabu, 1 Maret.

Lanjut Anakotta, ajakan nenek agar SK balik ke rumahnya, tak dihiraukan. Diduga setan yang sudah merusaki otak pelaku, menjadikannya hilang kendali, sehingga nekad memeluk tubuh dan memegang dada MA. MA tak menyangka akan mengalami hal demkian.
“Korban merasa di lecehkan. Sebelum dicabuli, nyaris saja MA diperkosa. Untung saja dia berteriak, dan pelaku langsung pergi. Setelah itu MA meminta pertolongan dari tetanganya,” beber Anakotta.

Kasus ini dilaporkan oleh anak korban KA, setelah dia disuruh datang ke Ambon oleh ME. KA, waktu kejadian tersebut berada di Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah.

“Pada Senin, 27 Februari sekira pukul 05.00 WIT, KA mendapat telepon dari ME. Dalam pembicaraan, ME menyurunya agar ke Ambon karena ibunya (MA, red) sedang mempunyai masalah di kebun. Di rumah, KA mengumpulkan seluruh keluarga guna menanyakan kabar yang didengar dari ME, di hadapan keluarga, pelapor menanyakan ibunya itu, dan ibunya menceritakan semua peristiwa dialaminya. Sudah kita amankan SK, sementara kita tunggu korban untuk dimintai keterangan. Kalau terbukti akan ditetapakn sebagai tersangka, “ tandasnya.
(AAN)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top