PKS Rekomendasikan Kader Golkar Dampingi Rahayaan – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

PKS Rekomendasikan Kader Golkar Dampingi Rahayaan

Azis Sangkala

DEWAN Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP-PKS) merekomendasikan dua nama calon Wakil Walikota Tual untuk diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tual guna dipilih satu nama mendampingi Walikota Tual, Adam Rahayaan.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Provinsi Maluku Azis Sangkala menyatakan, kedua nama yang ditetapkan DPP PKS bukan bagian dari PKS, masyarakat menganggap keduanya berjasa dalam proses pemekaran Kota Tual beberapa waktu lalu.

“Dua figur itu yang pertama adalah Bapak Moh. Kabalamay, dan yang ke dua Bapak M. Jen Rumles, keduanya merupakan tokoh adat dan kader-kader terbaik Kota Tual, mereka ini tokoh pemekaran Kota Tual,” kata Sangkala kepada wartawan di kantor PKS Maluku, Rabu 1 Maret 2017.

Sebelumnya, pada awal 2017, Dewan Pengurus Daerah PKS Kota Tual membuka penjaringan calon wakil walikota Tual untuk mengisi kekosongan jabatan pasca ditetapkannya Adam Rahayaan sebagai Walikota menggantikan almarhum M.M. Tamher. Tahapan ini diadakan secara terbuka, siapapun berhak mengusulkan diri dan diusulkan, hasilnya mendapatkan lima nama dari latar belakang berbeda.

Empat kandidat mengikuti uji kelayakan dan diserahkan ke DPW-PKS untuk selanjutnya digodok kembali, hasilnya Dewan Pengurus Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Maluku mengajukan tiga nama ke DPP-PKS untuk diputuskan dua nama guna disampaikan ke DPRD Kota Tual.“Sesuai ketentuan perundang-undangan, seluruh partai pengusung memiliki hak untuk merekomendasikan dua nama calon wakil walikota. Kita PKS sudah membuat mekanisme untuk melakukan penjaringan dan alhamdulillah, dari hasil proses penjaringan yang dilaukan, ada lima orang kandidat yang mendaftar, empat orang yang mengukuti uji kelayakan di DPW, kemudian dari empat orang itu DPTW memutuskan mengusulkan tiga nama ke DPP. Tanggal 27 Febuari 2017 saya dipanggil ke DPP, untuk mendiskusikan materi dari calon wakil walikota, dan sudah ada keputusan dua orang calon wakil walikota, yang akan diusulkan oleh PKS untuk menjadi calon walikl walikota Tual,” beber Sangkala.

Sangkala menegaskan, tahapan penjaringan hingga menetapkan dua nama tersebut, adalah bagian dari cara PKS menjawab keinginan masyarakat Kota Tual yang menginginkan adanya keterwakilan mereka dalam pemerintahan setelah sebelumnya sosok M.M. Tamher, sebagai figur sentral pemekaran dan juga representasi dari masyarakat Kota Tual berhasil membangun Kota Tual. “Maka setelah beliau meninggal, masyarakat masih menginginkan adanya keterwakilan seperti itu,” kata Sangkala.

Disisi lain, PKS juga berharap, partai pengusung bisa ikut mengamankan rekomendasi dari PKS. Apalagi nama-nama yang ditetapkan itu adalah figur-figur yang memang memiliki irisan langsung dengan partai golkar.

“Kami masih berharap, sisa periodesasi pemerintahan ini keberasamaan kita antara PKS dan partai pengusung masih bisa terjaga, mereka yang ditetapkan PKS adalah kader Golkar,” ujar Sangkala, sembari berharap proses di internal DPRD segera diadakan supaya roda

pemerintahan Kota Tual bisa berjalan maksimal disisa masa periode saat ini.
Terkait rekomendasi ini, Ketua Bidang Politik dan Hukum DPW-PKS Maluku Amir Rumrah juga mendesak seluruh kader PKS di Kota Tual, terutama yang kini duduk di DPRD Kota Tual agar maksimal mengamankan rekomendasi DPP-PKS saat digelar pemilihan nama calon wakil walikota Tual nantinya.

“Saya intruksikan, seluruh kader PKS di Tual. Bagi pengurus dan juga kader di tingkat DPRD agar ikut mengkonsulidasikan kekuatan guna mengamankan rekomendasi DPP-PKS,” kata Rumra.

Ketua DPD-PKS Kota Tual Rusly Badmas ikut menambahkan, rekomendasi DPP-PKS yang menetapkan dua nama itu secara resmi sudah diserahkan DPD PKS Tual ke Walikota Tual Adam Rahayaan.DPD-PKS Kota Tual juga akan terus mendorong sehingga proses pemilihan ditingkat DPRD dapat berjalan lancar.

“Kami juga akan membangun komunikasi dengan parpol pengusung pemerintahan saat ini, mungkin kami belum pernah duduk bersama bicarakan ini, tetapi sudah ada niat baik dari bapak walikota untuk memediasi parpol pengusung mendiskusikannya,” tutup Rusly. (ARI)

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top