Sidang Korupsi ADD & Dana BOS Di SBT – Rakyat Maluku
HUK-RIM

Sidang Korupsi ADD & Dana BOS Di SBT

Ilustrasi

KADES Miran Manaban & Kepsek SDN Kiltai Kilwaru Dituntut 3.6 Tahun Perjara

Kepala Desa (Kades) Miran Manaban, Kecamatan Gorom Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Adjit Manaban, dituntut tiga tahun enam bulan (3.6) penjara, denda sebesar Rp 50 juta subsidair enam bulan kurungan, dan dibebankan membayar uang pengganti sebesar Rp 113.619.658.94 dengan subsidair enam bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebab, perbuatan Adjit Manaban terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2015 sebesar Rp 113.619.658.94 dari total anggaran sebesar Rp 270 juta.

Dikesempatan yang sama, Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kiltai Kilwaru, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten SBT, Imran Kelkoda, juga dituntut tiga tahun enam bulan (3.6) penjara, denda sebesar Rp 50 juta subsidair enam bulan kurungan, dan dibebankan membayar uang pengganti sebesar Rp 156.020.000 dengan subsidair enam bulan kurungan.

Sebab, perbuatan Imran Kelkoda terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada SDN Kiltai Kilwaru tahun 2013 – 2014 sebesar Rp 156.020.000 dari total anggaran sebesar Rp 200 juta.

“Berdasarkan fakta persidangan, maka menyatakan perbuatan terdakwa Adjit Manaban dan terdakwa Imran Kelkoda (dakwaan terpisah) terbukti melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 64 ayat (1) ke-1 KUHPidana,” ucap JPU Toni Lesnussa, saat membacakan amar tuntutannya, di Pengadilan Tipikor Ambon, Kamis, 16 Februari 2017.

JPU dalam dakwaannya menjelaskan, pada tahun 2015, Desa Miran Manaban mendapatkan anggaran sebesar Rp 270 juta untuk pembangunan delapan unit MCK. Dalam pekerjaannya, hanya empat unit MCK saja yang dikerjakan. Sisanya empat unit MCK fiktif.Sebagian anggaran digunakan terdakwa Adjit Manaban untuk kepentingan pribadinya.

Sedangkan untuk dana BOS pada SDN Kiltai Kilwaru tahun 2013 – 2014 sebesar Rp 200 juta, juga tidak dipergunakan sebagaimana mestinya untuk kepentingan sekolah. Sebagian anggaran sekolah itu digunakan terdakwa Imran Kelkoda untuk kepentingan pribadinya. (RIO)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top