Pemuda Negerilima Yang Cabuli IRT Ditangkap Polisi – Rakyat Maluku
HUK-RIM

Pemuda Negerilima Yang Cabuli IRT Ditangkap Polisi

Ilustrasi

FM (25) pemuda asal Desa Negerilima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), yang mencabuli ibu rumah tangga (IRT) di Pasar Arumbai, akhirnya ditangkap polisi. Pelaku diringkus di seputaran Pasar Mardika, Rabu, 15 Februari.

Atas kasus ini, pelaku akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan terancam mendapat hukuman penjara 9 tahun. Ini sesuai dengan Pasal 289 KUHP.

“Dalam Pasal 289 menjelaskan bahwa, Barang siapa dengan kekerasan atau dengan ancaman kekerasan memaksa seseorang melakukan atau membiarkan dilakukan padanya perbuatan cabul, dihukum karena salahnya melakukan perbuatan melanggar kesopanan dengan hukuman penjara selama-lamanya Sembilan tahun,” jelasnya.

Sebelumnya, seoarang IRT berinisial MU, dicabuli seorang pemuda asal Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah berinisial FM (25).Aksi tak senonoh ini dilakoni pelaku di kawasan Pasar Arumbai, Minggu, 5 Februari sekira pukul 00.30 WIT.

Pencabulan terhadap ibu muda berusia 28 tahun, berawal ketika, perempuan yang juga berasal dari Kecamatan Leihitu ini, berjalan dari Rumah Toko (Ruko) Batumerah menuju Terminal Mardika pada Minggu dini hari.

Dalam perjalanan, pelaku terus membuntuti korban, dan karena merasa tak enak, MU menegur FM, tapi pelaku tak menghiraukan. Pelaku malah mengikuti korban dari belakang. Mungkin karena takut atau ada sesuatu, sehingga korban pergi ke Pasar Arumbai. Di pasar ikan, itulah pelaku melakukan aksinya.

Perbuatan yang dilakukan FM, karena situasi di pasar ikan tersebut, sunyi, tak ada pedagang lagi. Kondisi inilah membuat pelaku nekat mennjalankan aksinya.

“Korban berjalan dari Ruko Batumerah menuju Terminal Mardika, dan dia terus diikuti pelaku. Sampai pelaku melakukan aksinya. Pelaku sebelum mencabuli korban, terlebih dahulu, korban dijatuhkan ke lantai pasar,” kata Paur Subbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease Iptu Nikolas Anakotta, kepada wartawan, Selasa, 14 Februari.

Usai mencabuli IRT, FM langsung kabur meninggalkan TKP. Pasca kejadian itu, MU tidak melapor, namun setelah difikir-fikir, kasus ini akhirnya dilaporkan ke polisi pada Senin, 13 Februari.

“Kami sudah terima laporan korban dan akan kami tindaklanjuti. Kalau terbukti, pelaku diancam Pasal 290 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tutupnya. (AAN)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top