Initial Public Offering (IPO), Langkah Strategis Recovering Bank Maluku – Rakyat Maluku
DAERAH

Initial Public Offering (IPO), Langkah Strategis Recovering Bank Maluku

Julius R. Latumaerissa

BANK MALUKU SEBAGAI REGIONAL CHAMPION
Bank Maluku, salah satu lembaga yang menjalankan usaha jasa keuangan baik funding maupun commercial. Dalam perkembangan usaha, Bank Maluku diharapkan menjadi agent of development bagi Pemprov Maluku, dalam menunjang kegiatan pembangunan di Maluku.

Terlepas dari kedudukannya sebagai salah satu BUMD di daerah, tetapi dalam menjalankan usaha keuangan, bank Maluku dihadapkan dengan berbagai tantangan sehingga diperlukan bussines plan yang matang dan terukur, sehingga mampu berkompetisi dengan bank umum (BU) lainnya seperti BCA, MEGA, PANIN, NIAGA, dan lain sebagainya. Kebijakan pemerintah melalui otoritas keuangan (OJK) sudah mempuh kebijakan agar semua bank daerah mampu berperan sebagai REGIONAL CHAMPION di masing-masing wilayah.
Usaha ke arah tersebut bukanlah sesuatu yang mudah, karena diperlukan suatu bentuk manajemen profesional, baik Investment Management dan Banking Management yang profesional, kredibel, baik secara keilmuan maupun aspek praksisnya. Jika hal ini terpenuhi maka diharapkan Bank Maluku mampu memposisikan dirinya sesuai dengan harapan OJK dan semua elemen masyarakat Maluku.

PEMULIHAN POSISI BANK MALUKU AFTER KASUS REVERSE REPPO FIKTIF
Masih hangat dalam ingatan kita bahwa bank Maluku sebagai BUMD yang diharapkan dilanda skandal REVERSE REPPO sehingga menimbulkan masalah hukum. Namun terlepas dari semua itu, maka perlu untuk kita pikirkan bersama tentang solusi konkrit bagaimana me-recovering bank Maluku, agar tetap eksis di sektor jasa keuangan di Maluku. Saya menyarankan agar Pemprov Maluku mulai berpikir tentang solusi terbaik, dan saya menyarankan perlu dilakukan Initial Public Offering (IPO).

IPO adalah kependekan dari Initial Public Offering artinya Penawaran Umum Perdana saham Bank Maluku untuk masyarakat umum. Jadi masyarakat umum berkesempatan untuk membelinya setelah ada IPO saham BUMD tersebut karena sebelum ada IPO berarti saham belum di perdagangkan di pasar saham. Tujuan Bank Maluku menjual saham IPO adalah untuk memperoleh dana segar dari publik biasanya bertujuan untuk modal tambahan karena BM akan melakukan ekspansi memperbesar usaha, membayar hutang perusahaan, meningkatkan likuiditas perusahaan serta memperkenalkan perusahaan ke publik.

Namun jika Bank Maluku melakukan IPO diperlukan suatu perencanaan bisnis yang matang dan terukur, serta melibatkan pihak-pihak yang berkompeten dan ahli di bidang ini, terutama bidang manajemen investasi dan manajemen perbankan. Selain itu diperlukan langkah berani untuk melakukan restrukturisasi internal dan rumusan produk perbankan yang baik dan pola layanan yang baik. (**)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top