PKB Intensifkan Konsolidasi Kemenangan PANTAS – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

PKB Intensifkan Konsolidasi Kemenangan PANTAS

MESKI Pilkada Kota Ambon belum selesai tahapan/proses, namun mobilisasi wacana Pilkada Gubernur-wakil Guber­nur Maluku tahun 2018 semakin gencar dilakukan. Tidak heran, jika perhatian publik mulai teralihkan pada momentum yang baru akan dilaksanakan tahun depan, sementara Pilkada Kota Ambon yang nyata didepan mata seolah tereduksi. Tentunya, menanggapi perkembangan wacana pilgub dengan mobilitas tinggi tersebut, evaluasi dari kerja-kerja pemenangan Pilkot Ambon harus dilakukan.

“Mobilisasi wacana Pilkada Maluku begitu tinggi, bahkan mulai menutup issu strategis Pilkada Kota Ambon. Ini artinya bahwa, evaluasi kerja-kerja kemenangan di Kota Ambon harus dilakukan, karena pertarungan sesungguhnya sudah didepan mata, dan konsistensi dalam mengintensifkan kerja pemenangan sangat penting dilakukan oleh partai pengusung dan juga relawan PANTAS,” kata Wakil Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) provinsi Maluku, Malaka Yaluhun kepada Rakyat Maluku, Rabu 11 Januari 2017.

Meskipunn etelasi pilkada Maluku mulai ramai dalam diskursus publik Kota Ambon, PKB sebagai partai pengusung Poly-Sam justru mengintensifkan gerakan pemenangan pasangan dengan akronim PANTAS tersebut.

“Kita tidak mau terlena dan ikut dalam design publik untuk terframe dalam wacana Pilkada Maluku. Kita intensifkan konsolidasi pemenangan pasangan PANTAS di Kota Ambon. Pada tahun ini saja PKB sudah mencetak 500 kader inti. Diawali dengan Pelatihan Kader Pertama PKB kota Ambon yg di ikuti 130 peserta pada pertengahan november 2016,” tuturnya.

Malaka melanjutkan, nantinya pada 15-16 Januari tahun ini, akan diadakan pelatihan Kader Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) & Garda Bangsa, sebagai sayap politik PKB. Kegiatan ini, akan diikuti oleh sebanyak 370 kader inti. “Artinya kita sekarang punya 500 kader inti yang sudah dicetak kurang dari setahun. Secara kalkulatif, dengan konsolidasi 500 kader inti tersebut, yang saat ini mereka sudah bergerak sebagai tim pengerak TPS pemenangan PANTAS, dibawah koordinasi PKB,” akuinya.

Malaka menjelaskan, para kader inti dibawah koordinasi PKB tersebut akan mengkoordinir keluarga, kerabat dan teman dekatnya pada masing-masing TPS pemenangan PANTAS.
“Mereka akan menjadi garda terdepan, melakukan perekrutan, mobilisasi dan pengawalan suara di 250 TPS. Masing-masing TPS diisi 2 relawan dan setiap relawan mengkoordinir 25 suara. Artinya kader inti PKB tadi, sedang mengerakkan 12.500 suara di 250 TPS,” papar Malaka menjelaskan.

Menurutnya, gerakkan 12.500 suara tersebut masih terhitung dilakukan kader baru, belum lagi kontribusi dari sayap-sayap partai, dan kekuatan tokoh serta politisi PKB.

“Gerakan ini merupakan bentuk konsolidasi yang terukur dan terstruktur. Jika melihat pola konsolidasi dan pengkoordiniran kader baru PKB tersebut secara masiff maka akan memberikan effect signifikan pada pemenangan pasangan PANTAS, belum ditambah dengan kontribusi sayap PKB, para tokoh PKB dan juga politisi PKB di Kota Ambon,” sebutnya.

Untuk mengukur validasi kerja tim, lanjut Malaka, maka dibangun sistem pendataan berbasis Informasi Teknologi (IT) dan dibagi berdasarkan zona target kerja operasi dan skema monitoring yang ketat.

“Ini kota Ambon, barometer politik di Maluku. Kita tidak bisa menggunakan cara-cara konvensional atau praktik curang. Maka demikian PKB mau melakukan terobosan dengan aplikasi pemenangan politik moderen. Sekali lagi, PANTAS pasti menang,” tuturnya. (ASI)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top