Kerja Sampingan Jual Sabu-Sabu, 2 Oknum Polisi Ditangkap – Rakyat Maluku
BERITA UTAMA

Kerja Sampingan Jual Sabu-Sabu, 2 Oknum Polisi Ditangkap

Ilustrasi

DUA oknum anggota aparat kea­­­manan di lingkup kerja Polda Maluku diduga bekerja sam­pingan sebagai penjual sabu-sabu, ditangkap Satuan Reser­se Narkoba (Satreskrim) Polres Pulau Ambon dan Pp Lease. Dua anggota ter­sebut yakni AK (34) dari Satuan Intelkam (Satintelkam) Polres Ambon dan EH (40), oknum prajurit Brigadir Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah Maluku, Senin 9 Januari sekira pukul 04.30 WIT. Ditangkapnya AK dan EH, setelah sekira pukul 00.30 WIT, polisi menangkap Fery Soissa di Karang Panjang, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, yang berprofesi sebagai tukang ojek dan kemudian melakukan pengembangan.

Informasi yang diperoleh Rakyat Maluku, saat itu Fery Soissa, warga Farmasi Atas, Kelurahan Kudamati, Kecamatan Sirimau, ditangkap di tikungan pohon pule, Karpan. Setelah digeledah, polisi menemukan 1 paket sabu-sabu, dan dari pengakuan Fery Soissa, bahwa barang haram itu diperoleh dari AK.

Satresnarkoba-pun menyuruh Fery Soissa untuk kembali bertransaksi dengan AK di Jalan Pattimura. Tiga jam kemudian, yaitu pukul 04.30 WIT, AK tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas yang menyamar langsung menggeledah AK, tapi tidak ditemukan barang bukti.

Meskipun dari hasil pengeledahan terhadap AK di belakang Bank Mandiri, tidak membuahkan hasil, tapi Satresnarkoba tak kehilangan akal, AK terus diinterogasi mengenai sabu-sabu yang dijualnya kepada Fery Soissa, pengakuan AK kalau sabu-sabu itu dibeli dari salah satu oknum anggota Brimob berinisial EH. Satresnarkoba kemudian didesak agar AK melakukan transaksi dengan EH.

EH mengiyakan itu dan mengajak AK untuk bertandang ke rumahnya. Setibanya di Asrama Polisi, Tantui, AK dan EH bertransaksi melalui jendela. AK pun memberikan uang nominal sesuai harga yang disepakati. Akan tetapi EH melihat ada petugas Satresnarkoba yang mengintai sehingga EH tidak menyerahkan narkoba kepada AK. Namun EH menutup jendela.

Melihat transaksi batal, anggota Satres­narkoba meminta bantuan dari Komandan Kompi A Brimob Kompol AL. Kompol AL memerintahkan Iptu SL, Danki untuk bersama-sama anggota Narkoba Polres Ambon meng­geledah rumah EH.

Hasil penggeledahan, polisi tidak mene­mukan paket narkoba hanya menemukan uang senilai Rp2.000.000, uang ini diduga penjualan sabu-sabu.

Polisi kemudian membawa Fery Soissa, AK dan EH untuk di tes urine. Dari tes urine, Fery dan AK positif menggunakan narkoba, sementara EH negatif.

Terkait dengan penangkapan terhadap satu oknum anggotanya, Kepala Komandan Satuan (Dansat) Brimob Kombes Pol Agus Pujianto, membenarkan kalau anggotanya ditangkap. Kata dia, oknum Brimob tersebut merupakan Target Operasi (TO).

“Diamankan, lalu ada barang bukti berupa uang. Saya tidak mentolerier anggota saya. Kalau terlibat narkoba segera diproses. Biar satuan wilayah (Polres Ambon) memprosesnya. Dia (EH) kan TO sejak 1 tahun lalu, tapi dia berhasil lolos, namun kali ini baru ditangkap,” kata mantan Kombes Pol Agus Pujianto, yang pernah menjabat Wakil Direktur Binmas Polda Kalimantan Selatan kepada Rakyat Maluku via telepon selulernya, Selasa, 10 Januari 2017.

Sementara itu Kapolres Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Harold Wilson Huwae yang dikonfirmasi, enggan untuk berkomentar mengenai peristiwa penangkapan yang terjadi dengan alasan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. “Masih dalam pengembangan,” singkat Kapolres. (AAN)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top