Senator Imbau Penyelenggara Di Pilkada Malteng Jujur – Rakyat Maluku
POLITIK

Senator Imbau Penyelenggara Di Pilkada Malteng Jujur

PEMILIHAN  Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Maluku Tengah berbeda dari empat kabupaten/kota lain di Maluku. Kali ini hanya petahanan yang ditetapkan sebagai calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
Walaupun demikian, untuk menjadi pemenang Calon Bupati Tuasikal Abua dan Calon Wakil Bupati Marlatu Leleury harus bekerja ekstra demi mendapatkan perolehan suara yang signifikan. Jika tidak pasangan yang berjargon TULUS itu bakal kalah telak, kalau partisipasi pemilih menurun dan masyarakat yang memilih kotak kosong lebih banyak.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI John Pieris menilai, walaupun hanya satu pasangan di Pilkada Maluku Tengah, namun bukan perkara muda dan tidak menjadi jaminan incumbent bisa menangkan Pilkada di Maluku Tengah dengan jalan mulus.

“Ya, ini memang baru pernah terjadi dalam sejarah demokrasi di Maluku, dan politik itu adalah pilihan, memilih untuk tidak memilih petahana juga pilihan,” kata John di Ambon, belum lama ini. Menurut John, hal yang perlu dilakukan Petahana agar suaranya tetap terjaga di Pilkada Malteng, adalah memaksimalkan kerja-kerja partai pengusung ke arus bawah.

“Parpol pengusung pasangan petahana cukup banyak, dan kalau secara matematik politik ini peluang, olehnya itu Parpol harus mengkonsilidir pemilih lebih baik. Sebab matematik politik itu berbeda  dengan pengetahuan matematik,” saran John.

John juga mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maluku Tengah agar jujur dalam menghitung suara, tetap profesional dalam menyelenggarakan seluruh tahapan Pilkada. Tidak memanipulasi pilihan masyarakat atau memindahkan suara rakyat kepada yang bukan mereka pilih.

Sebagai lembaga yang mengawasi jalannya Pillkada, Panwasli Kabupaten Maluku Tengah juga diminta agar tidak boleh berpihak, tetap independen.

“Pilkada Maluku Tengah harus dijaga dengan baik, masyarakat punya pilihan untuk memilih petahana atau tidak memilih petahana itu hak masyarakat,” ketus John. (ARI)

Click to comment

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top