Tak Terima Divonis 1 Tahun Penjara, Haris Sarkol Banding – Rakyat Maluku
HUK-RIM

Tak Terima Divonis 1 Tahun Penjara, Haris Sarkol Banding

MANTAN anggota legislatif (Aleg) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Haris Sarkol, divonis satu tahun penjara, denda senilai 50 juta dengan subsidair satu bulan kurungan, dan dibebankan membayar uang pengganti senilai Rp 180 juta dengan subsidair satu bulan kurungan oleh Pengadilan Tipikor Ambon.

Sebab, perbuatan terdakwa Haris Sarkol terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dana asuransi di DPRD Kabupaten Malra periode 1999-2004 senilai 180 juta dari total anggrana senilai Rp 5,7 miliar.

“Menimbang, berdasarkan keterangan saksi-saksi dalam fakta persidangan, memutuskan, menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Haris Sarkol selama satu tahun. Sebab, perbuatannya terbukti melanggar pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Tipikor jo pasal 55 ayat (1) KUH-Pidana,” ucap Ketua Majelis Hakim, R.A.Didik Ismiatun, didampingi dua hakim anggota, Herry Liliantono dan Christina Tetelepta.

Hukuman yang dijatuhi majelis hakim itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, yang sebelumnya menuntut terdakwa Haris Sarkol dengan hukuman dua tahun penjara, denda senilai Rp 100 juta dengan subsidair enam bulan kurungan, dan dibebankan membayar uang pengganti senilai Rp 180 juta dengan subsidair tiga bulan kurungan.

Usai mendengar pembacaan amar putusan oleh ketua majelis hakim, terdakwa Haris Sarkol melalui Penasehat Hukumnya (PH) Abdul Sukur Kaliky, langsung menyatakan upaya hukum banding dihadapan majelis hakim dan JPU.

PH Abdul Sukur Kaliky, kepada koran ini mengatakan, dirinya resmi menyatakan upaya hukum banding, lantaran tidak terima dengan putusan Pengadilan Tipikor Ambon yang dibacakan Ketua Majelis Hakim R.A Didik Ismiatun.
“Kami menilai putusan terhadap klien kami (Sarkol, red) kurang adil. Harusnya klien kami divonis bebas. Karena terdakwa lainnya dengan kasus yang sama divonis bebas oleh Mahkama Agung (MA) RI. Diantaranya, mantan Walikota Tual M.M.Tamher dan Walikota Tual Adam Rahayaan,” pungkas Kaliky. (RIO)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

CONTOH IKLAN
To Top