Berkas Pamen Polda Maluku Tahap Satu – Rakyat Maluku
HUK-RIM

Berkas Pamen Polda Maluku Tahap Satu

Berkas perkara, kasus pembunuhan perwira menengah (Pamen) Kepolisian Daerah (Polda) Maluku AKBP Marthen Mairuhu, telah dikirim ke jaksa penuntut umum (JPU). Diserahkan berkas dari penyidik ke jaksa agar diteliti. Bila dalam pemeriksaan nanti, masih ada kekurangan, akan dikembalikan dan penyidik melengkapinya kembali.

”Tahap satu kasus  AKBP Marthen Mairuhu. Penyerahan berkas perkara oleh penyidik ke  jaksa. Kalau ada kekurangan- kekurangan, jaksa akan bikin P19, dan akan dilengkapi, kalau lengkap dia (jaksa, red) akan bikin P21. Tapi ini jaksa teliti dulu,” tutur Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pp Lease AKP Meity Jacobus, kepada Rakyat Maluku, Senin, 15 Februari.
Untuk diketahui,  Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Daerah (Polda) Maluku AKBP Martin Mairuhu, tewas setelah dibacok orang tidak dikenal di Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Senin, 4 Januari sekira pukul 01,00 WIT.
Informasi yang diperoleh Rakyat Maluku, kejadian berawal ketika terjadi pesta ulang tahun Mery Mairuhu, Minggu, 19.00 WIT. Pada saat itu, Revano Haliwela, (29), yang mengendarai Mobil Kijang Innova warna hitam DE 1886 melaju dari arah barat menuju ke timur, dalam perjalan, tepat di rumah Mery Mairuhu, mobil Revano terhalang oleh mobil milik Yapen.
Melihat itu, Samuel Kembauw, yang diduga suami dari Mery Mairuhu, memindahkan mobil  Yapen, dan memberi peluang kepada Revano memutar mobilnya. Karena menginjak gas berulang kali membuat mobil meraung-raung, menyebabkan, korban (AKBP Martin Mairuhu) yang kebetulan saat itu berada di depan rumah Samuel Kembauw menegur Revano. Namun, Revano tidak menerima ditegur sehingga terjadi pertengkaran mulut antara keduanya. Adu mulut itu membuat korban menampar Revano.
Revano kemudian pulang ke rumahnya, dan tidak lama, dia beserta beberapa rekannya dan juga salah satu oknum anggota Polda Maluku, Marvin Haliwela, saudara dari Revano Haliwela, turun ke TKP. Tidak lama setelah menuju TKP, terjadi kereibutan antara warga yang sedang mengikuti acara ulang tahun Mery Mairuhu dan pemuda-pemuda Suli yang diduga dibawa Revano Haliwela.
Entah siap yang memotong Kepala SPKT Polda Maluku, karena tiba-tiba korban jatuh bersimbah darah. Perwira menengah Polri ini mengalami luka potong di wajah dan leher bagian belakang. Melihat korban bersimbah darah, warga kemudian melarikan AKBP Martin ke Rumah Sakit Ottoquik, namun sebelum sampai ke RS, korban menghembuskan nafasnya,  kemudian korban dirujuk ke RS Bhayangkara guna dilakukan Visum. (AAN)

Most Popular

--- CONTOH IKLAN
To Top